Mitos dan Fakta Tentang Kolesterol, Yuk Simak!

Cek kadar kolesterol.(istimewa/indonesiadaily.net)

Indonesiadaily.net – Dari semua komponen yang ada di dalam tubuh kita, kolesterol mungkin salah satu yang paling terkenal. Biasanya, orang yang  mengonsumsi makanan tinggi kolesterol secara berlebih lebih sering mengalami kenaikan kolesterol. Kondisi ini tentu berbahaya untuk tubuh karena dapat memicu berbagai penyakit serius. Ada banyak mitos dan fakta tentang kolesterol yang beredar di masyarakat. Nah, apa saja itu? Berikut penjelasannya.

Salah satu mitos kolesterol yang banyak beredar di masyarakat adalah semua kolesterol itu tidak baik untuk tubuh. Faktanya, ada beberapa jenis kolesterol yang penting untuk kesehatan tubuh, seperti high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik.

Bacaan Lainnya

HDL ini berfungsi untuk membawa kembali kolesterol ke hati untuk dibuang dari tubuh. Kadar kolesterol HDL yang tinggi dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke.
Sementara itu, ada juga kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL) di dalam tubuh. Kadar kolesterol LDL yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan di dinding pembuluh darah sehingga memicu penyakit serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan serangan jantung. Oleh karena itu, Anda  disarankan untuk mengurangi atau menghindari makanan yang dapat memicu kadar LDL meningkat.

Perlu diketahui bahwa tidak semua penyakit akan menunjukkan gejala tertentu. Beberapa di antaranya bahkan tidak menunjukkan gejala sama sekali. Gejala baru muncul ketika penyakit sudah semakin parah. Salah satunya adalah kolesterol.

Ya, faktanya ketika kadar kolesterol dalam tubuh tinggi, sering kali tidak menunjukkan gejala apapun. Anda akan mengetahuinya ketika sudah mengalami serangan jantung atau stroke. Itulah mengapa, sangat penting untuk memeriksakan kadar kolesterol secara rutin, setidaknya lima tahun setelah berusia 20 tahun.

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi dan menjaganya agar tetap berada dalam kisaran yang sehat. Beberapa di antaranya adalah rutin memeriksa kadar kolesterol, setidaknya setiap lima tahun sekali, mengonsumsi makanan sehat, membatasi makanan tinggi lemak jenuh, dan rutin berolahraga.

Tak hanya itu saja, Anda juga bisa berhenti merokok dan menjauhi asap rokok, serta mencari tahu riwayat kesehatan keluarga terdekat, apakah ada yang memiliki kolesterol tinggi. Jika ada, maka kamu bisa lebih memperhatikan dan menjaga kesehatan tubuh.

Jika Anda berpikir makan sehat dan rutin berolahraga saja bisa menurunkan kadar kolesterol yang tinggi, maka harus mengubah pemikiran tersebut. Sebab, fakta kolesterol yang sebenarnya adalah meskipun banyak orang yang memiliki kadar kolesterol yang sehat dengan makan makanan yang sehat dan rutin berolahraga, beberapa orang juga membutuhkan obat untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi.

Terlebih, jika orang tersebut memiliki riwayat penyakit kardiovaskular, diabetes, dan termasuk kategori orang dengan kolesterol yang sangat tinggi, serta berpotensi tinggi terkena penyakit kardiovaskular.

Melansir dari Medical News Today, kadar kolesterol yang tinggi tidak memandang apakah orang tersebut memiliki berat badan yang normal atau kelebihan berat badan. Hal ini dikarenakan, kolesterol tidak hanya dipengaruhi oleh berat badan saja. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi kadar kolesterol, seperti pola makan, olahraga, usia, kebiasaan tidur, genetik, usia, fungsi tiroid, dan pengobatan.  Itulah beberapa mitos dan fakta tentang kolesterol yang perlu diketahui. (*)

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *