Indonesiadaily.net – Kebakaran hebat melahap satu rumah di Jalan Dadap Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok pada Kamis (24/8/2023) malam.
Tragisnya, peristiwa itu menewaskan sepasang suami istri dalam musibah tersebut.
Kasie Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Tesy Haryati mengatakan, kebakaran terjadi pada Kamis (24/8) pukul 22.47 WIB petugas tiba di lokasi pukul 23.02 WIB. Perlu waktu sekitar 1,5 jam untuk pemadaman.
“Api berhasil dipadamkan pukul 00.35 WIB,” katanya, Jumat (25/8/2023) melalui keterangannya.
Ia menuturkan peristiwa kebakaran itu
belum diketahui penyebabnya. Korban terjebak di dalam kebakaran sehingga sulit keluar rumah.
“Yang terbakar rumah, penyebabnya masih dalam penyelidikan. Korban dua orang, suami istri,” kata dia.
Petugas sempat kesulitan saat pemadaman karena akses jalan yang sempit.
“Hambatannya akses menuju lokasi sangat sempit dan sulit untuk masuk mobil pemadam,” ujarnya.
Untuk memadamkan api, pihaknya mengerahkan 27 personil. Dibantu dengan tujuh unit mobil pemadam kebakaran.
“Pengerahan unit dari mako dengan kapasitas 1000L, 8000L dan 3500L. Dari Pos Merdeka unit 1000L dam 3500L serta Pos Balaikota 8000L dan 3500L. Jumlah personil 27 orang,” ungkapnya.
Pasutri yang menjadi korban tewas dikarenakan keduanya terjebak dalam api. Korban Andi berada di lantai 1 saat kebakaran.
Melihat adanya api, Andi langsung naik ke lantai dua untuk menyelamatkan istrinya.
“Namun api terlalu besar untuk turun lagi, sehingga terjebak di dalam bangunan,” katanya.
Api cepat merambat di rumah tersebut karena hampir seluruh bangunan terbuat dari kayu. Kedua korban pun sulit untuk keluar dari kebakaran.
“Rumah terbuat dari material kayu 70% sehingga cepat penjalaran api. Infonya baru 3 bulan menikah. Kondisi korban sudah tidak bernyawa dan langsung ditindaklanjuti tim inafis,” tambahnya.
Selain dua korban tewas, terdapat satu korban yang selamat bernama Nazar (32). Korban mengalami luka ringan dan langsung dievakuasi.
Kondisi lokasi yang sangat sempit membuat petugas kesulitan dalam pemadaman.
Pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan pasutri tersebut. Namun api merambat sangat cepat.
“Kami sudah upayakan gelar selang untuk sampai ke TKP, namun penjalaran api yang begitu cepat,” pungkasnya.
Penulis : M.Yadi
Editor : Nur Komalasari






