Indonesiadaily.net – Mengecat barang dan permukaan rumah tangga yang sudah usang bisa menjadi cara bagus untuk memberikan tampilan baru yang segar dengan harga terjangkau. Namun, tidak semua benda dan permukaan cocok dicat, terutama yang memiliki hasil akhir buruk atau kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Berikut ini beberapa benda yang tidak boleh dicat.
1. Backsplash ubin
Mengecat backsplash ubin mungkin tampak seperti cara mudah mengubah tampilan dapur tanpa renovasi besar-besaran, tapi mengecat ubin bisa jadi rumit. Pada umumnya, tidak disarankan mengecat backsplash ubin karena ubin bukan bahan berpori yang cocok untuk adhesi cat. Selain itu, paparan air, panas, dan produk pembersih yang terus-menerus dapat menyebabkan cat pecah, terkelupas, bahkan berubah warna. Sebagai solusi, cobalah ubin backsplash kupas dan tempel untuk tampilan berani sebagai peningkatan sementara yang mudah.
2. Peralatan makan
Selanjutnya, benda yang tidak boleh dicat adalah peralatan makan. Pasalnya, cat mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat menjadi racun bila tertelan.
Bahan yang digunakan untuk peralatan makan aman untuk makanan serta microwave dan mesin pencuci piring. Jenis cat yang digunakan di sebagian besar proyek kerajinan tangan dapat membocorkan bahan kimia ke dalam makanan atau minuman sehingga menimbulkan risiko kesehatan. Pertimbangkan berinvestasi dalam satu set peralatan makan baru.
3. Lantai kayu
Mengecat lantai kayu adalah pekerjaan yang tidak mudah dan butuh banyak pertimbangan, seperti jenis kayu, noda yang ada, juga lantai dasar. Meningkatkan tampilan lantai kayu membutuhkan lebih dari sekadar lapisan cat baru. Ini adalah pekerjaan yang membutuhkan beberapa langkah, seperti pengamplasan, mengisi retakan, pewarnaan, dan penyegelan. Namun, mengecat lantai kayu dapat merusak keindahan alami kayu dan menurunkan daya tahan jangka panjangnya.
Lapisan cat dapat terkelupas, retak, atau luntur seiring berjalannya waktu, terutama di area dengan lalu lintas pejalan kaki yang tinggi. Cat juga dapat menciptakan permukaan tidak rata atau licin yang membahayakan keselamatan.
4. Kulkas, oven,kompor dan mesin cuci
Kulkas, oven, kompor, dan mesin cuci menjadi benda yang tidak boleh dicat. Benda-benda ini tidak terbuat dari bahan perekat cat dan sering mengalami keausan. Selain itu, sebagian besar cat tidak tahan panas atau aman untuk makanan, jadi mengecatnya bukan pilihan yang aman atau praktis. Hal yang sama berlaku untuk barang elektronik lainnya, seperti laptop. Cat dapat merusak perangkat, mudah pecah atau mengelupas, serta mencegah panas keluar dari permukaan yang dapat bernapas.
Jika ingin memperbarui dapur, cobalah mengecat lemari daripada peralatannya.
5. Engsel dan gagang pintu
Sebaiknya engsel dan gagang pintu tidak dicat. Lapisan cat yang ditambahkan dapat menghalangi fungsi perangkat keras dan membuatnya lengket. Pintu mungkin tidak dapat menutup dengan benar ketika cat mengeras dan mengering. Seiring waktu, cat juga dapat mulai pecah atau mengelupas, yang membuat perangkat keras yang baru disegarkan terlihat tidak rapi. Cat juga dapat menunjukkan sidik jari dan noda lebih banyak daripada logam yang lebih gelap. Sebagai solusi, cobalah mengganti engsel atau gagang pintu seluruhnya.
Jika harus mengecatnya, lepaskan engsel dan gagang pintu, semprotkan cat secara terpisah, dan biarkan benar-benar kering sebelum memasangnya kembali.
6. Perabotan berbahan kulit dan kain
Perabotan berbahan kulit dan kain juga menjadi benda yang tidak boleh dicat. Mengecat bagian furnitur berlapis kain dapat merusak tekstur dan fleksibilitas bahan. Kain dan kulit juga membutuhkan jenis cat khusus yang melekat pada permukaannya. Meski begitu, jarang sekali pekerjaan cat ini berakhir dengan hasil akhir yang diinginkan. Sebagian besar furnitur akan terasa kaku dan tidak nyaman diduduki. Kain juga dapat menyerap cat, menyebabkan kekacauan dan membuat furnitur terasa seperti amplas. Cat juga dapat meresap ke dalam isian atau gulungan di dalam tempat duduk. Sebagai gantinya, pilih pelapis ulang untuk kesuksesan jangka panjang. (*)
Editor : Nur Komalasari






