Viral di Media Sosial Rumah di Tengah Pembangunan Jalan Tol, Ini Keterangan BPN

Rumah di tengah pembangunan jalan tol Cijago.(M.Yadi/indonesiadaily.net)

Indonesiadaily.net–  Sebuah rumah berdiri tegak di tengah proyek Tol Cijago viral di media sosial. Rumah tersebut menjadi perhatian banyak orang karena berdiri tegak di tengah pembangunan jalan tol.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok, Indra Gunawan mengatakan rumah tersebut memang menjadi satu rumah yang paling terakhir dibebaskan lahannya. Namun ia menegaskan penyebab kondisi ini bukan karena penolakan pemilik.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah sudah diselesaikan hari ini, sudah dilakukan pembayaran. Jadi bukan masalah penolakan, tidak ada penolakan sebenarnya,” kata Indra Gunawan, Selasa (25/7/2023).

“Masalah mengumpulkan ahli waris saja kira-kira seperti itu, kan nggak gampang juga mengumpulkan orang banyak para ahli waris itu,” jelasnya.

Menurutnya, rapat koordinasi telah dilakukan beberapa kali untuk membebaskan lahan tersebut. Namun terkendala ahli waris dari lahan tersebut, karena ada salah seorang ahli waris yang telah meninggal.

“Jadi tim ini membutuhkan waktu kemarin itu karena mengumpulkan ahli warisnya. Karena orang-orang ini ada yang sudah meninggal sehingga harus mengumpulkan para ahli waris dan lain sebagainya. Ini sudah dilakukan rapat dalam rangka penyelesaian persoalan sudah beberapa kali,” paparnya.

Ia menambahkan setelah masalah dalam pembebasan lahan dilakukan oleh tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T), kontraktor kemudian melakukan eksekusi pada Senin (24/7/2023) sore. Ahli waris atau orang-orang yang terlihat juga diklaimnya telah menyetujui pembongkaran rumah pada hari ini.

“Kita selesaikan dari tim P2T telah menyelesaikan masalah tersebut, dilakukan pembongkaran karena hari ini, tadi sudah berkumpul juga para ahli waris dan semua yang terlibat,” kata dia.

“Hari ini juga sudah dilakukan upaya sehingga pemutusan hubungan hukumnya juga sudah dilakuka. Dari para ahli waris atau orang yang terlibat di sana juga tidak keberatan untuk dilakukan pembongkaran,”tandasnya.

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *