Wajib Tau! Ini Manfaat dan Bahaya Menyantap Makanan Pedas

Indonesiadaily.net – Banyak penikmat makanan lebih sudah menyantap makanan pedas. Selain menimbulkan sensasi tersendiri, makanan pedas juga membuat penikmatnya lebih nafsu makan.

Bukan hanya sekedar untuk menambah nafsu makan atau memiliki sensasi tersendiri ketika memakannya. Makanan pedas juga memiliki, manfaat lain dan jika berlebihan, penikmatnya  mampu terkena risiko kesehatan.

Bacaan Lainnya

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini manfaat Konsumsi Makanan Pedas

  1. Menurunkan Berat Badan

Senyawa aktif capsaicin dalam makanan pedas efektif meningkatkan metabolisme tubuh. Kandungan tersebut juga meningkatkan kemampuan tubuh dalam memecah lemak guna menghasilkan energi.

Capsaicin juga mampu menurunkan nafsu makan dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Ini berguna untuk membantu menurunkan berat badan dan menjaga bobot tubuh tetap ideal.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Makanan pedas dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam memecah lemak. Ini dikaitkan dengan penurunan potensi terjadinya kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi (hipertensi). Dengan begitu, kesehatan organ jantung bisa terjaga dengan baik.

  1. Meningkatkan Pertumbuhan Bakteri Baik di Usus

Capsaicin dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. Ini berguna untuk melindungi dan memelihara kesehatan sistem pencernaan. Manfaat lainnya adalah meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit.

  1. Mencegah Perkembangan Sel Kanker

Manfaat ini terjadi berkat kandungan capsaicin dalam makanan ini. Senyawa tersebut bisa menghambat sekaligus mencegah pertumbuhan dan perkembangan sel kanker.

Dampak menyantap makanan pedas berlebih

  1. Diare

Diare menjadi masalah yang paling sering terjadi setelah mengonsumsi makanan yang membuat lidas panas ini. Kondisi ini terjadi ketika capsaicin yang dikonsumsi secara berlebihan mengiritasi lapisan perut.

Diare rentan dialami oleh pemilik perut sensitif. Gejalanya dapat berupa feses cair, kram perut, penurunan nafsu makan dan haus. Kondisi tersebut bisa berkembang semakin parah dan ditandai dengan perdarahan saat buang air besar.

  1. Jerawat dan Eksim

Makanan pedas tak hanya menimbulkan peradangan di organ usus. Pada beberapa orang, inflamasi juga bisa terlihat dari luar rubuh. Kondisi ini ditandai dengan kemerahan di kulit, jerawat bahkan eksim.

  1. Insomnia

Insomnia cenderung dialami oleh pengidap penyakit asam lambung. Apalagi ketika makanan ini dikonsumsi di malam hari sebelum tidur. Rasa tidak nyaman yang muncul akibat refluks asam berdampak pada gangguan tidur.

  1. Iritasi Tenggorokan

Makanan ini berpotensi mengiritasi tenggorokan. Kondisi ini umumnya bisa membaik dengan sendirinya dalam waktu 5 hingga 10 hari. Gejalanya ditandai dengan sakit saat menelan dan sensasi kering di tenggorokan.

  1. Gangguan pada Lidah

Gangguan pada lidah ini ditandai dengan kebas, kesemutan dan tidak dapat merasakan rasa. Dampaknya berasal dari senyawa capsaicin yang dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Efeknya bisa berlangsung selama beberapa jam hingga 24 jam.(*)

 

Editor: Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *