Indonesiadaily.net – Penyakit stroke menjadi penyakit yang banyak diderita saat ini. Pola makan serta gaya hidup yang tidak baik menjadi salah satu penyebab penyakit ini banyak menghinggapi penderitanya.
Penyakit ini terjadi karena pasokan darah ke otak mengalami gangguan atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik.
Dalam tahap penyembuhan, dukungan orang terdekat merupakan hal yang terpenting. Merawat keluarga yang menderita stroke juga harus melihat sejumlah faktor.
Berikut ini yang bisa kamu lakukan untuk merawat keluarga yang terkena stroke di rumah:
- Membersihkan penderita stroke dan kamar
Melansir dari insanmedika.com, saat pagi tiba, hal yang harus dilakukan untuk merawat orang sakit stroke adalah memandikannya dan membersihkan tempat tidur atau kamarnya.
Dalam urusan memandikan bisa dengan mengajak pasien ke kamar mandi dan bisa juga dengan melakukan seka atau menggosok kulit pasien menggunakan kain basah di tempat tidur.
Tidak lupa untuk membantu membersihkan gigi dan mulut pasien dengan menggosok gigi setiap hari minimal 1 kali sehari yaitu pada pagi hari.
- Memberikan kebutuhan makan pasien
Beberapa pasien stroke hanya dapat memakan makanan dalam bentuk cair seperti jus dan susu.
Mulailah untuk menyiapkan makanan yang disukai oleh pasien atau buatkan makanan khusus untuk penderita stroke.
- Memberikan pendampingan untuk mengembalikan kemandirian dan kepercayaan diri (Psikologis)
Mendampingi pasien baik saat pasien terbaring di tempat tidur atau pun duduk di kursi roda sangat dibutuhkan untuk memberikan perhatian khusus kepadanya.
Berikanlah movitasi atau ceritakan hal-hal yang membuatnya nyaman. Jangan biarkan pasien stroke terlalu lama sendiri. Tidak ada salahnya untuk berkeliling ruangan rumah menggunakan kursi roda.
- Membantu penderita stroke untuk bergerak (Fisioterapi)
Mendampingi pasien stroke untuk melakukan kegiatan seperti mobilitas atau lakukan terapi pergerakan lengan kaki dan tangan.
Membawa pasien untuk berkeliling halaman rumah dan menikmati sinar matahari pada hari sangat cocok untuk mengembalikan kemandirian dan kepercayaan diri seorang pasien stroke.
Waktu yang tepat untuk berjemur adalah pukul 07:30-09:00 setiap pagi.
- Membantu penderita stroke dalam mobilitas
Penderita stroke yang mampu untuk melakukan mobilitas seperti berjalan dapat dibantu menggunakan walker atau tongkat bantu berjalan.
Bantulah langkah demi langkah pasien stroke untuk berjalan, jangan memaksakan jika pasien tidak sanggup berjalan lagi.
- Memberikan terapi bicara
Beberapa penderita stroke ada yang kehilangan fungsi gerak mulut baik dalam hal kemampuan untuk berbicara atau pun menelan.
Dibutuhkan terapi khusus bicara agar pasien stroke dapat melatih kekuatan rahang dan kemampuan berbicara.
- Memberikan pelatihan kesehatan otak (Kognitif)
Kondisi stroke dapat mempengaruhi kemampuan berpikir, bahkan ada yang kehilangan memori otak. Melakukan terapi memori dapat dilakukan untuk membantu pasien stroke mendapatkan kembali memori yang hilang tersebut.
Selain itu juga dapat berfungsi untuk mempertahankan atau mencegah hilangnya momori pikiran yang dimiliki oleh pasien stroke.
Cara untuk melakukan pelatihan kesehatan otak kepada pasien stroke bisa dengan memberikan permainan yang membutuhkan kemampuan berpikir.
Editor: Nur Komalasari






