Indonesiadaily.net – Daging kurban merupakan salah satu jenis bahan masakan yang perlu diperhatikan bagaimana cara penyimpanannya yang tepat. Untuk membuat daging tahan lama, biasanya disimpan ke dalam kulkas. Sebenarnya, ada banyak alternatif lain untuk menyimpan daging agar tahan lama meski tidak perlu disimpan di kulkas. Lantas, bagaimana cara menyimpan daging kurban tanpa kulkas? Dirangkum dari My Patriot Supply, simak penjelasan selengkapnya.
1. Diolah dengan cara dikeringkan
Untuk membuat daging tahan lama tanpa kulkas, Anda bisa mengolahnya dengan cara dikeringkan. Contoh olahan daging kering yang sebagian banyak masyarakat kenal adalah dendeng. Adapun prosesnya sangat mudah dengan langkah-langkah berikut:
Potong daging berukuran kecil sekitar 1-2cm.
Rebus daging selama 3-5 menit untuk menghilangkan bakteri.
Selanjutnya, angkat daging dari air dan tiriskan hingga kering.
Panggang daging ke dalam oven dengan suhu rendah selama 8-12 jam.
2. Rendam daging dengan air asin
Selain mengeringkan daging, cara mengawetkannya bisa dilakukan dengan mengasinkannya menggunakan garam. Hal ini dikarenakan garam mampu menyerap kelembaban, mengeringkan, dan mencegah pertumbuhan bakteri di dalam daging. Adapun cara mengawetkan daging sangat praktis dengan mencampurkannya bersama air garam. Berikut langkah-langkah mudahnya:
Campurkan garam pengawet dan air secukupnya untuk membuat larutan.
Tuang air garam ke dalam wadah penyimpanan daging dengan ukuran cukup besar.
Masukan larutan air garam ke dalam daging hingga terendam seluruh bagian dagingnya.
Diamkan daging di dalam ruang yang sejuk.
Daging bisa dimasak setelah proses pengawetan air garam selesai.
3. Simpan daging ke dalam kaleng
Alternatif lainnya bisa dilakukan dengan pengalengan daging. Proses ini adalah pengolahan daging untuk disimpan ke dalam kaleng, stoples, atau jar agar tahan lama meski tanpa menggunakan kulkas. Berikut langkah-langkahnya:
Potong daging membentuk potongan cincang seperti roti atau bola.
Masak daging hingga kecoklatan, kemudian tiriskan untuk menghilangkan lemak.
Isi stoples dengan potongan daging dan 5-7 cm air.
Tambahkan kaldu daging dan air, sisakan ruang kepala 1 inci. Atur waktu proses pengalengan dengan tekanan selama 75-90 menit.
Setelah selesai, angkat kaleng dari api, kemudian biarkan hingga dingin dan tekanan berkurang secara alami.(*)
Editor : Nur Komalasari






