Indonesiadaily.net- Warga Kampung Lio RT2/13 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat dibuat panik api keluar dari galian untuk pemasangan pipa PDAM Tirta Asasta (Perseroda). Api keluar dari galian PDAM itu terjadi pada Sabtu (20/5/2023) malam.
“Kejadian saya kurang tahu kapan. Yang pasti keluar api dari galian untuk pemasangan pipa PDAM,” kata Ketua RT2/13 Kelurahan Depok, Gondang, Minggu (21/5/2023).
Gondang mengatakan kegiatan pengalian saluran pipa PDAM Tirta Asasta di wilayahnya pihak kontraktor sudah diberitahu ada saluran pipa gas di area tersebut.
“Sudah diberitahu ada pipa gas bumi dalam rapat,” ucap Gondang.
Gondang bersyukur peristiwa itu tidak ada kerugian dan korban, namun ada kepanikan warga.
“Alhamdulillah sudah ditangani Damkar Depok dan pihak terkait untuk menangani kebocoran,” tukasnya.
Sementara itu l Giat, 40 tahun, mengatakan awalnya dia pulang dari rawa sekitar pukul 21.30 WIB masih melihat orang bekerja menggali tanah untuk pemasangan pipa.
“Pekerjanya kasihan pada basah ujan-ujanan, tadinya saya mau buatkan teh, tapi gelasnya tidak ada banyak, pas keluar lagi malah sudah nyala apinya,” kata Giat.
Setelah melihat api keluar dari lubang galian dan tidak ada pekerja di lokasi, akhirnya dirinya melaporkan ke ketua lingkungan setempat.
“Lalu saya telepon Pak RT dan menghubungi Pemadam Kebakaran, untung dekat dengan Pemadam Kebakaran Pos Wali dan bisa dipadamkan,” papar Kancil, sapaanya.
Ia mengungkapkan di jalur tersebut memang tertanam jaringan pipa gas untuk rumah tangga sejak dua tahun lalu.
“Kalau dibilang enggak tahu sih tahu, pekerjanya tahu kalau ada pipa gas,” kata Kancil.
Sementara, Heru, 52 tahun mengungkapkan api yang berkobar dari lubang gajian cukup tinggi, karena sampai mengenai talang rumah warga di sebelahnya.
“Warga menutupi pakai karung dan tanah, jadi apinya mengeci, kalau didiamkan tidak tahu jadinya bagaimana,” ungkap Heru.
Ia pun menyayangkan pekerja hanya menggunakan penerangan lilin dan bukan difasilitasi alat penerangan lampu yang memadai.
“Pakai lilin dari magrib, bukan pakai lampu,” ucap Heru.
Terpisah pihak PDAM Tirta Asasta (Perseroda) mengatakan saat kejadian pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Pemadaman Kebakaran dan pihak gas.
“Alhamdulillah mereka respon sangat cepat sehingga dapat tertangani dengan baik dan cepat, dan pipa gas telah diganti dengan yang baru dan disambung kembali,” tuturnya singkat melalui pesan Whatsapp.
Penulis : M.Yadi
Editor : Nur Komalasari






