Qurtifa Wijaya Beri Opsi Lain Terkait TPPAS Lulut Nambo

Qurtifa Wijaya, anggota dewan Kota Depok meminta Pemkot membuka layanan aduan GGA (Irwan Supriyadi)

Indonesiadaily.net – Anggota  DPRD Depok Qurtifa Wijaya mengatakan harus ada opsi lain terkait pembuangan sampah ke Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Tidak bisa menunggu dan tidak tahu kapan operasional (TPPAS Lulut Nambo). Harus ada opsi lain jangan bergantung dengan Nambo,” kata Qurtifa Wijaya melalui keterangannya di Depok, Selasa (9/3/5/2023).

Bacaan Lainnya

Opsi lain ini seperti Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat melalui dinas terkait untuk mampu meningkatkan pengelolaan sampah di lingkungan warga sehingga volume sampah yang dibuang ke TPA Cipayung bisa berkurang.

Dalam pengelolaan sampah rumah tangga bukan hanya melakukan pemilahan sampah, tapi masyarakat terus diberi edukasi mengelola sampah.

“Saran saya meningkatkan pengelolaan melalui lingkungan, bukan hanya pemilahan. Masyarakat harus bisa mengelola sampah baik organik dan non organik,” ungkapnya.

Lalu alternatif untuk mengurangi sampah Pemerintah Kota Kota harus bisa menempatkan mesin pengelola sampah di TPA Cipayung.

“Harus ada pengelolaan sampah di TPA Cipayung. (Mendatangkan mesin) harus bekerjasama. Nambo komunikasi terus, tidak bisa jadi harapan membuang harus ada upaya lain,” pungkasnya.

Penulis : M.Yadi
Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *