Indonesiadaily.net – Pasca hari raya idul fitri, kasus terkonfirmasi positif virus Covid-19 naik di Kabupaten Tangerang. Dari yang semula hanya 100, saat ini menjadi 191 kasus.
Hal itu dikatakan juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Tangerang dokter Hendra Tarmizi. Menurutnya, peningkatan tersebut diakibatkan karena hilangnya kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan.
“Penyebabnya lengahnya untuk menjaga Prokes ya, karena memang sebelumnya prokes itu sudah dilonggarkan,” ujar Hendar dalam keterangannya, Jumat (5/5/2023).
“Saat ini bagi yang terpapar virus Covid-19 tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya karena tempat isolasi terpadu saat ini belum buka,” tambahnya.
Hendra melanjutkan, jumlah masyarakat yang terpapar covid tersebut tersebar di 10 Kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Kelapa Dua sebanyak 25 kasus, Pagedangan 15, Cisauk 12, Pasar Kemis 10, Panongan 9, Curug 7, Legok 7, Cikupa 6, Kosambi 6, dan Balaraja 5 kasus.
“Mereka yang terpapar tersebut kebanyakan berasal dari kalangan pekerja yang menularkan kepada keluarganya,” ungkapnya.
Kendati demikian, dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di wilayahnya itu, kini pemerintah setempat terus berupaya melakukan pencegahan melalui 3T (testing, tracing dan treatment) atau tes, telusur dan tindak lanjut perawatan. Selain itu, pihaknya juga kembali meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan serta menggenjot kegiatan vaksinasi Covid-19.
“Untuk itu kami akan terus kembali mengingatkan masyarakat dalam menerapkan prokes dan menggencarkan vaksinasi,” pungkasnya.
Penulis : Ihya Ulumuddin
Editor : Nur Komalasari






