Indonesiadaily.net – Presiden Joko Widodo melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga dipagelaran Olahraga Sea Games mulai 5-17 Mei 2023 di Kamboja. Jokowi menginginkan kontingen Indonesia mendapat hasil yang maksimal, ia pun berharap peringkat perolehan medali meningkat dibandingkan Sea Games Vietnam.
“Saya hanya pesan di SEA Games di Vietnam kita memperoleh saat itu medali 69 emas dan peringkat kita di peringkat ke-3, nah sekarang mestinya lebih dari itu. Saya minta emasnya di atas 69, peringkatnya juga di atas tiga. Pilihannya hanya ada dua, peringkat satu atau peringkat dua,” ucap Presiden dalam sambutannya di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/5/23).
Jokowi mengakui target yang diinginkan bukan lah hal yang mudah. Namun, dirinya yakin atlet yang bertanding di Sea Games telah dibekali kemampuan yang cukup untuk berlaga nanti.
“Ini bukan target yang gampang, bukan target yang mudah, tetapi saya melihat bahwa atlet yang hadir di sini maupun yang berangkat tentunya telah memiliki bekal yang sangat cukup untuk nanti berlaga bertanding di Kamboja,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyebutkan kontingen Indonesia mengikuti 31 dari 36 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Selanjutnya, Dito menjelaskan jumlah kontingen yang berangkat ke Kamboja sebanyak 884 orang terdiri dari atlet hingga official.
“Indonesia mengirim 599 atlet dengan didampingi pelatih dan ofisial sebanyak 230 orang, serta dukungan tim headquarter dan tenaga keolahragaan yang terdiri atas dokter, paramedis, masseur, tim recovery sebanyak 55 orang,” ujar Menpora Dito.
Dito mengungkapkan beberapa atlet dan official sudah berada di Kamboja untuk memainkan pertandingan lebih dahulu.
“Saat ini beberapa cabang olahraga sudah mulai bertanding lebih awal seperti sepak bola, kriket, dan hoki indoor,” ungkapnya.
Selanjutnya, Dito menyampaikan komposisi atlet di SEA Games tahun ini berisi atlet junior sebanyak 70 persen yang sebagian besar masih berstatus sebagai pelajar dan mahasiswa.
“Komposisi tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada atlet muda Indonesia, sehingga dapat berprestasi di masa yang akan datang serta meningkatkan produktivitas dan daya saing dalam mengimplementasikan visi pembangunan sumber daya manusia,” ucapnya. (*)
Penulis : Aulia Syahramadhan
Editor : Nur Komalasari






