Bukan Pegal di Leher, Ini Gejala Khas Kolesterol

Ilustrasi leher pegal.(istimewa/indonesiadaily.net)

 

Indonesiadaily.net – Umumnya orang beranggapan bahwa kolesterol ditandai dengan gejala khas pada leher yang pegal atau kaku. Faktanya, kondisi di tersebut bukan gejala khas kolesterol melainkan dua tanda di mata yang cukup mudah dilihat sebagai deteksi dini agar kolesterol dapat diatasi.

Bacaan Lainnya

Dokter spesialis penyakit dalam dr. Irsan Hasan SpPD, seperti dikutip dari Viva.co.id mengatakan bahwa kolesterol dapat menyerang usia berapa pun, termasuk anak-anak. Namun, risiko kolesterol lebih tinggi pada mereka yang kelompok usia lanjut (lansia) di mana cenderung banyak mengeluhkan pegal di leher dan kesemutan di jari.

“Tidak jarang ada pegel-pegel, lalu cek kolesterol tinggi, ada kesemutan-kesemutan disalahkan kolesterolnya. Padahal kolesterolnya sudah lama dialami. Sebetulnya kolesterol tinggi tidak ada gejala sama sekali kalau kaitkan kolesterol dengan gejala-gejala tadi,” katanya.

Menurut Dokter Irsan, kolesterol pada dasarnya tidak ada keluhan khas yang nyata. Rasa pegal dan kesemutan itu, lanjutnya, cenderung muncul dan ketika diperiksa ternyata kadar kolesterolnya tinggi. Gejala yang cenderung muncul dan berkaitan kolesterol yang diidap sejak muda, sebenarnya ada dua tanda di mata.

“Yang kolesterol tinggi sejak muda biasanya ada benjolan di mata, di kornea ada garis hitam putih seperti bulan sabit. Bukan pegal tapi tanda-tanda seperti itu lah,” tambahnya.

Benjolan atau gumpalan lemak di kelopak mata atas biasanya sulit hilang dan sebaiknya segera cek kadar kolesterol yang umumnya cenderung tinggi. Selain itu, garis putih hitam di kornea mata dinamakan arcus senilis atau berupa cincin berwarna putih pada mata. Ini juga salah satu efek kolesterol tinggi yang patut diwaspadai. Lantas, apa yang perlu dilakukan apabila muncul dua tanda di mata?

“Dianjurkan cek kolesterol, laki-laki di atas 40 tahun dan perempuan di atas 50 tahun. Karena di usia itu, masalah jantung rentan terjadi. Usianya lebih muda kalau ada arcus sinilis, gambaran lemak di kelopak mata, ada riwayat kolesterol tinggi. Kalau kolesterol tinggi, diet dan cek 3 bulan kemudian,” tandasnya.

Dikutip Mayo Clinic, kolesterol adalah zat lilin yang ditemukan dalam darah Anda. Tubuh Anda membutuhkan kolesterol untuk membangun sel-sel sehat, tetapi kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Dengan kolesterol tinggi, Anda dapat mengalami timbunan lemak di pembuluh darah Anda. Akhirnya, endapan ini tumbuh, sehingga mempersulit aliran darah yang cukup melalui arteri Anda. Terkadang, endapan tersebut bisa tiba-tiba pecah dan membentuk gumpalan yang menyebabkan serangan jantung atau stroke. (*)

 

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *