Indonesiadaily.net – Wali Kota Depok Mohammad Idris mengaku bersyukur umur Kota Depok sudah 24 tahun. Sejak 1999 Kota Depok berdiri hingga sekarang dinilai banyak perubahan dan kemajuan dalam segi pembangunan baik fisik dan non fisik.
“Kota Depok sudah 24 tahun (kemajuan) bisa dilihat dari karya pembangunan fisik dan non fisik,” ungkap Mohammad Idris, Kamis (27/04/2023).
Pembangunan sebuah kota bisa diukur dari segi indek pembangunan manusia, konflik sosial, indek kerukunan indeks, dan lainya. Selain itu soal pembangunan non fisik seperti IPM Kota Depok sudah mencapai 81,85 persen.
“IPM ini diukur dari kesehatan, pendidikan, dan ekonomi warga. IPM Depok bagus sudah 81,85 persen. Kami targetkan tahun depan 85, ” ucapnya.
“Program konkrit partisipasi pendidikan soal ruang baru, sesuai kewenangan kita yaitu SD dan SMP,” tuturnya.
Idris mengakui kemajuan saat ini bukan berarti tidak ada masalah. Masih banyak masalah yang ditemui seperti kemacetan, banjir, masalah-masalah bencana yang lain.
“Itu juga masih kita rasakan di Kota Depok ini, faktornya juga ada yang dari ketidaktertiban, ada juga ketidakaturan administrasi dan sebagainya. Ini juga bagian permasalahan-permasalahan yang harus kita selesaikan,” jelasnya.
“Tapi yang substansi dalam permasalahan kota besar seperti kota Depok ini adalah permasalahan kemiskinan yaitu miskin ide, miskin kepedulian, miskin hidup bersama,” katanya.
Idris menilai Depok sudah cukup damai di mana warganya sudah enak dan nyaman tinggal di Depok, sehingga dirinya meminta jangan sampai ada yang merecoki dengan isu-isu receh yang tidak terbukti secara ilmiah.
“Depok sudah enak, nyaman, saya harap jangan ada yang buat gaduh,” pungkasnya.
Penulis : M.Yadi
Editor : Nur Komalasari






