Indonesiadaily.net- Jalan sejajar rel atau Jalan Namin Botin, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok siap jadi pasar tumpah saat malam takbiran.
Pantauan Indonesiadaiy.net pada Selasa (18/04/2023) sepanjang jalan tersebut sudah diberikan nomor hingga ribuan dengan menggunakan cat.
Diketahui pasar tumpah tersebut selalu diadakan setiap tahun saat malam takbiran.
Beberapa tahun belakangan pihak Pemerintah Kota Depok selalu tidak memberi izin digelarnya pasar tumpah tersebut di jalan sejajar rel Kampung Lio.
Namun kali tahun ini merupakan tahun politik memberikan izin untuk digelarnya pasar tumpah tersebut.
Dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Depok Wali Kota Depok menyetujui digelarnya pasar tumpah tersebut dengan memberikan beberapa alasannya memberi izin.
Pemerintah ingin mengajak masyarakat, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pihak TNI-Polri untuk berkolaborasi, sehingga akan tercipta keuntungan ekonomi di Kota Depok.
Kedua, ingin mendisiplinkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan saat pelaksanaan pasar tumpah.
Misalnya, ketika selesai pelaksanaan pasar tumpah pada pukul 03.00 WIB, lalu ada jangka waktu dari pukul 03.00 hingga 05.00 WIB untuk melakukan sweeping sampah.
Lalu Pemkot Depok mengkaji terkait teknis dan mekanisme pelaksanaan pasar tumpah.
Di mulai dari lapak bagi pelaku UMKM asal Kota Depok yang tidak dipungut bayaran hingga antisipasi sampah.
Sementara itu Anggota Komisi B DPRD Depok Qurtifa Wijaya menyambut baik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengizinkan pasar tumpah saat malam takbiran.
“Saya mendukung (adanya pasar tumpah di adakan saat malam takbiran),” ujar Qurtifa Wijaya.
Namun Qurtifa Wijaya memberi beberapa catatan ke Pemkot Depok terkait pasar tumpah saat malam takbiran.
Pemkot Depok perlu terlibat penuh menjaga kerapian, ketertiban dan keamanannya. Dengan melibatkan unsur atau pihak-pihak terkait.(*)
Editor : Nur Komalasari





