Ini Waktu yang Tepat Menyimpan Ayam di Dalam Kulkas

Daging ayam di kulkas.(istimewa/indonesiadaily.net)

Indonesiadaily.net – Ayam adalah produk daging yang sangat banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Daging ayam merupakan sumber protein yang sehat, lezat, dan harganya cukup terjangkau. Meskipun demikian, sumber protein yang sehat dan lezat ini memiliki risiko kontaminasi bakteri yang tinggi. Itulah mengapa menyiapkan, menyimpan, dan memasak daging ayam dengan benar itu penting. Lalu, berapa lama waktu yang tepat menyimpan ayam di dalam kulkas? Ini penjelasannya.

Dilansir Healthline yang dikutip dari Kompas.com menyimpan daging ayam di kulkas memang nyaman, tetapi banyak orang bertanya-tanya berapa lama daging ayam bisa disimpan di kulkas.

Bacaan Lainnya

Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), daging ayam mentah dapat disimpan di kulkas sekitar satu hingga dua hari. Hal yang sama berlaku untuk daging kalkun mentah dan daging unggas lainnya.

Adapun daging ayam yang sudah dimasak bisa bertahan di kulkas kurang lebih tiga sampai empat hari. Menyimpan daging ayam di kulkas membantu memperlambat pertumbuhan bakteri. Pasalnya, bakteri cenderung tumbuh lebih lambat pada suhu di bawah 4 derajat celcius.

Selain itu, daging ayam mentah sebaiknya disimpan dalam wadah anti bocor untuk mencegah sarinya bocor dan mencemari makanan lain. Daging ayam yang dimasak harus didinginkan dalam wadah kedap udara. Jika Anda perlu menyimpan ayam lebih dari beberapa hari, sebaiknya simpan di dalam freezer.

Potongan daging ayam mentah dapat disimpan dalam freezer hingga sembilan bulan, sedangkan ayam utuh dapat dibekukan hingga satu tahun. Ayam yang dimasak dapat disimpan dalam freezer selama dua sampai enam bulan.

Jika Anda meninggalkan daging ayam di kulkas selama lebih dari beberapa hari, ada kemungkinan daging ayam menjadi tidak layak dikonsumsi.

Berikut beberapa tanda mengetahui daging ayam di kulkas sudah tidak layak dikonsumsi.

1. Perubahan warna

Daging ayam mentah dan matang yang mulai berubah warna menjadi abu-abu kehijauan menjadi busuk. Bintik-bintik jamur abu-abu ke hijau menunjukkan pertumbuhan bakteri.

2. Bau

Daging ayam mentah dan matang mengeluarkan bau asam yang menyerupai amonia saat membusuk. Namun, aroma ini sulit diketahui jika ayam telah dibumbui dengan saus, bumbu, atau rempah.

3. Tekstur

Daging ayam yang teksturnya berlendir sudah busuk. Membilas ayam tidak akan menghancurkan bakteri. Sebaliknya, hal itu dapat menyebarkan bakteri dari unggas ke makanan, peralatan, dan permukaan lain, menyebabkan kontaminasi silang. Jika Anda curiga ayam di kulkas sudah tidak layak dikonsumsi sebaiknya dibuang saja.(*)

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *