Indonesiadaily.net – Smartren Ramadan 1444 Hijriyah sudah dimulai di SMAN 3 Depok. Kegiatan yang mengusung tema Sejuk (Satukan langkah, eratkan ukuwah, dan nikmati jamuan pahala di bulan pernuh berkah) tersebut diadakan dari tanggal 10 – 14 April 2023. Sebelumnya pada saat pembukaan Smartren Ramadan oleh Gubernur Jawa Barat secara serentak, di SMAN 3 Depok turut hadir juga Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono dan Kepala KCD Wilayah II Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Asep Sudarsono.
Wakil Kesiswaan SMAN 3 Depok, Sahid Yunianto mengatakan, yang menjadi peserta dalam kegiatan Smartren Ramadan adalah siswa kelas X dan XI.
“Ini adalah kegiatan untuk meningkatkan keimanan serta ketakwaan siswa di bulan Ramadan, sehingga bisa berdampak baik dalam kehidupan sehari-harinya nanti,” ucapnya.
Sahid menuturkan, di Smartren Tersebut ada beberapa kegiatan yang digelar, yakni tadarus Alquran, Salat Duha bersama-sama, menyalin ayat Alquran, tausiah agama, dan sharaing alumni. Dalam kegiatan sharing alumni ini, dengan mengundang alumni untuk memberikan motivasi dan cerita tentang pengalaman ke siswa tentang kehidupan.
“Kami juga mengadakan infak dari siswa untuk kelanjutan renovasi masjid Al Kautsar yang ada di dalam lingkungan SMAN 3 Depok,” katanya.
Tidak hanya kegiatan keagamaan di dalam sekolah saja, Sahid menjelaskan, ada juga kegiatan sosial yang dilaksanakan, yakni ada wakaf Alquran dari siswa dan orang tua, dan rencananya akan diberikan ke Masjid Al Kautsar yang ada di SMAN 3 Depok.
Ada juga santunan yang rencananya akan diberikan ke masyarat, dan tentu saja berkoordinasi pengurus lingkungan sekitar.
“Diadakan juga pembagian takjil yang diadakan pada 13 April 2023. Tetapi, sebenarnya pembagian takjil dilakukan setiap hari dari tanggal 24 Maret – 14 April 2023. Dimana, pelaksanannya digilir perkelas untuk membagikan takjilnya,” katanya.
Sahid menuturkan, di momen bulan Ramadan tidak hanya ada kegiatan untuk siswa yang beragama Islam saja. Tetapi, juga mengadakan kegiatan untuk agama yang lainnya.
“Tentu materinya disesuaikan dengan agamanya masing-masing. Jadi, semua siswa memiliki kegiatan keagamaannya masing-masing,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 3 Depok, Nurlaely mengatakan, tujuan diadakannya Smartren Ramadan adalah untuk menumbuhkan nilai-nilai luhur kepesantrenan dan penguatan pendidikan karakter siswa. Selain itu juga untuk menambah dan memperluas wawasan pengetahuan siswa dalam ibadah.
“Di momen Ramadan ini sangat tepat untuk meningkatkan amaliah dengan terencana sesuai dengan sistuasi, kondisi, dan potensi. Dengan adanya Smartren ini juga untuk pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya. (*)
Editor: Pebri Mulya






