Tips Puasa Lebih Optimal Bagi Penderita Anemia, Yuk Coba!

Indonesiadaily.net – Kondisi seseorang yang memiliki anemia atau kurang darah biasanya membuat penderitanya kesulitan menjalankan puasa.

Mereka harus punya trik khusus, atau tidak boleh lengah mengonsumsi suplemen penambah darah agar anemia tidak kambuh saat berpuasa.

Bacaan Lainnya

Jika kambuh dan sudah parah, anemia akan membuat pingsan penderitanya. Tidak lupa penting juga berkonsultasi dengan dokter agar puasa dapat dijalankan lebih lancar.

Melansir Suara.com, ada sejumlah cara biasa kamu lakukan untuk memenuhi asupan jika memang anemia yang diderita belum begitu parah.

Berikut ini 7 cara yang bisa dilakukan penderita anemia agar puasa lebih optimal:

1. Penuhi Asupan Gizi

Bagi pengidap anemia yang akan berpuasa pastikan untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi dengan gizi seimbang. Makanan yang dianjurkan untuk pengidap anemia ketika berpuasa adalah makanan tinggi kalsium, vitamin B, dan mineral.

2. Makanan Tinggi Serat

Ketika waktu makan sahur, cukupkan dengan mengonsumsi makanan tinggi serat dari buah dan sayur. Makanan tinggi serat ini mampu menjaga kenyang menjadi lebih lama sehingga tubuh menjadi tidak mudah lemas.

3. Awali dengan Makanan Manis

Waktu berbuka alangkah baiknya untuk mengawali dengan makanan atau minuman manis untuk mengembalikan kadar gula darah. Sebab, puasa bisa membuat kadar gula darah dalam tubuh menurun.

4. Perbanyak Zat Besi

Nutrisi yang harus diperhatikan ketika berpuasa bagi pengidap anemia adalah dengan memperbanyak makanan yang kaya akan zat besi. Baik saat sahur mau pun berbuka puasa.

Makanan dengan kandungan zat besi yang tinggi meliputi kuning telur, hati, daging merah, kacang-kacangan serta sayuran hijau.

5. Konsumsi Vitamin C dan Kalsium

Nutrisi lainnya yang harus diperhatikan adalah vitamin C dan kalsium karena berperan untuk membantu penyerapan zat besi dalam tubuh menjadi lebih maksimal.

6. Hindari Minuman Berkafein dan Soda

Kedua jenis minuman ini dapat menyebabkan penyerapan zat besi menjadi terganggu. Hal ini tentunya bisa berdampak kurang baik bagi penderita anemia.

7. Konsumsi Suplemen Tambah Darah

Jika diperlukan dan sebagai upaya mencegah hal-hal yang tidak baik untuk kesehatan tubuh, Anda juga diperkenankan untuk mengonsumsi suplemen tambah darah yang mengandung zat besi dan vitamin B. Namun perlu diperhatikan, harus sesuai dengan anjuran dokter.(*)

Editor: Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *