Tiga Proyek Pembangunan Gedung di Tangsel Senilai Rp150 Miliar Mangkrak

Penampakan pembangunan tiga gedung dinas di Tangsel senilai Rp150 miliar yang kini mangkrak. Foto : Istimewa

Indonesiadailynet – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai tak becus mengerjakan proyek tiga gedung yang berlokasi di kawasan Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong. Pasalnya, proyek yang menelan APBD senilai Rp150 miliar tersebut tak sesuai target pengerjaan dan kini mangkrak.

Diketahui, tiga gedung tersebut rencananya akan dibangun kantor Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR), Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK), dan gedung parkir. Ketiganya saling berdempetan.

Bacaan Lainnya

Namun pantauan di lokasi, proyek tersebut masih jauh dari kata selesai. Terlebih gedung parkir yang belum rampung baik eksterior maupun interiornya.

Berdasarkan informasi dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Tangsel, total dari proyek pembangunan 3 gedung tersebut mencapai angka yang fantastis, yaitu Rp150 Miliar.

Untuk rinciannya, yakni pembangunan gedung DCKTR, gedung DSDABMBK dan gedung parkir masing-masing senilai Rp50 miliar.

Ketiga proyek itu hingga kini masih dalam pengerjaan. Dari ketiganya, kondisi gedung parkir yang terbilang paling parah karena secara fisik terlihat seperti bangunan terbengkalai. Sedang Gedung DCKTR dan DSDABMBK hanya tinggal finishing bagian luar dan dalam.

“Pembangunan gedung itu memang belum selesai,” terang Sekretaris DCKTR Kota Tangsel, Hadi Wibowo, Senin (06/03/23).

Proyek gedung itu kini mangkrak. Pantauan di lokasi, bedeng-bedeng tempat pekerja kuli sudah kosong ditinggalkan. Hanya tersisa sedikit pekerja di sana. Kawasan proyek di lokasi sepi dari pengerjaan. Menurut Hadi, proyek dilanjutkan kembali pada tahun ini. “Tahun ini dilanjutkan lagi,” jelasnya.

Tak hanya meleset dari target penyelesaian, akses jalan di sekitar proyek itu pun belum memadai guna menopang operasionalnya. Jalan sekeliling proyek masih berupa tanah merah. Parahnya lagi, di bagian sisi lain gedung banyak permukaan jalan yang belum merata.

“Insya Allah selesai di akhir tahun ini,” tandas Hadi.

Ketiga proyek digarap kontraktor berbeda, Gedung DCKTR dikerjakan PT Mitra Eclat Gunung Arta yang beralamat di Jalan Turi Raya, Tanjung Senang, Bandar Lampung. Lalu Gedung DSDABMBK dikerjakan PT Karya Tynas Mandiri Persada dengan alamat di Ruko Serpong Park, Lengkong Karya, Serpong.

Sedang gedung parkir digarap PT Wijaya Karya Nusantara yang beralamat di Ruko Pasar Laris Blok A Nomor 6, Jalan Kresek Grand Palm, Duri Kosambi, Cengkareng Jakarta Barat. Hingga kini, belum diperoleh konfirmasi dari ketiga kontraktor terkait molornya penyelesaian pembangunan gedung tersebut. (*)

Reporter : Ihya Ulumuddin
Editor : Andri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *