Pembekalan Siswa Kelas XII, SMKN 2 Depok Libatkan Alumni dan Stakeholder

Pembekalan SMKN 2 Depok 1
Alumni SMKN 2 Depok, Vina Asrina sedang memberikan pandangan tentang apa yang bisa dilakukan setelah lulus sekolah. Foto : Pebri/Indonesiadaily.net

Indonesiadaily.net, Kota Depok – SMKN 2 Depok mengadakan pembekalan soft dan hard skill menjelang kelulusan siswa kelas XII tahun pelajaran 2022-2023, Kamis 2 Maret 2023.

Pesertanya adalah 593 siswa kelas XII dari lima kompetensi keahlian, yakni Teknik Listrik, Teknik Audio Vidio, Teknik Pendingin dan Tata Udara, Teknik Komputer Jaringan, Tata Boga, dan Tata Busana.

Bacaan Lainnya

Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK) SMKN 2 Depok, Turmi Ngestiningsih mengatakan, ini adalah bagian dari program pihaknya untuk memberikan pembekalan kepada siswa untuk mencapai harapan dan cita-cita.

“Ini adalah kegiatan khusus untuk siswa kelas XII, bagian dari persiapan menjelang kelulusannya,” ucapnya.

Turmi menjelaskan, dalam kegiatan tersebut siswa mendapatkan penjelasan dari beberapa alumni dan juga beberapa pihak yang memang bekerjasama dengan SMKN 2 Depok. Jadi, narasumber tersebut berbagi cerita dan juga sosialisasi tentang apa yang telah mereka lalui dan langkah apa yang bisa dilakukan setelah lulus.

Pembekalan SMKN 2 Depok 2

“Jadi, kami juga melibatkan alumni yang telah berhasil menjadi pengusaha. Itu bisa menjadi inspirasi bagi siswa setelah lulus. Sedangkan ada juga beberapa stakeholder yang kerjasama dengan SMKN 2 Depok memberikan materi,” jelasnya.

Beberapa stakeholder yang menyampaikan sosialisasinya tentang program yang bisa diikuti setelah lulus, adalah Ausbildung yang memberangkatkan alumni ke Jerman atau Jepang dengan yang memberikan materi adalah Yessy Agustin dan Islam Noviandri. Lalu, ada Coba Grup yang juga bisa memberangkatkan alumni ke Jepang.

“Lulusan SMK itu pilihan yang ingin dilakukan setelah lulus lebih banyak ragamnya. Mereka bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya atau ingin langsung bekerja sesuai dengan ketrampilan yang dimilikinya,” tuturnya.

Hal itu sejalan dengan konsep SMK, yakni bekerja, melanjutkan (kuliah), dan wirausaha atau yang biasa disebut dengan istrilah BMW.

“Jadi, dalam kegiatan pembekalan ini siswa diajak untuk memiliki sudut pandang baru dan mulai melakukan perencanaan apa yang dilakukannya setelah lulus,” katanya.

Sementara itu, salah satu alumni yang menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut, yakni Vina Asrina menjelaskan, setelah lulus dari SMK mulai memperbanyak pengalaman, salah satunya dengan membuka jejaring dan mencari wawasan yang luas.

“Memulai usaha itu memang tidak mudah, tetapi harus bisa melihat peluang dengan membaca situasi dan kondisi. Lebih baik merasakan kegagalan di usia muda, dari pada tidak pernah mencoba sama sekali dan menyesal saat tua nanti,” tutur Vina yang merupakan lulusan kompetensi keahlian Tata Boga tahun 2013. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *