Indonesiadaily.net – Stroke merupakan salah satu penyumbang kematian terbanyak. Kebanyakan penyebabnya karena makanan yang tidak sehat.
Sebagai informasi, stroke terjadi setelah pembuluh darah di otak pecah dan berdarah, atau ketika terjadi penyumbatan dalam pasokan darah ke otak. Pecahnya atau penyumbatan mencegah darah dan oksigen mencapai jaringan otak. Tidak adanya oksigen, membuat sel dan jaringan otak menjadi rusak dan mulai mati dalam beberapa menit.
Sejumlah makanan bisa mencegah stroke jika dikonsumsi sedini mungkin. Berikut ini 7 makanan yang baik dikonsumsi untuk mencegah stroke seperti dilansir dari Merdeka.com.
1. Cokelat Hitam
Makanan untuk cegah stroke yang pertama adalah cokelat hitam. Pasalnya cokelat hitam dikenal mengandung antioksidan, serat, zat besi, magnesium dan mineral lainnya yang lebih tinggi sehingga dapat mencegah risiko stroke. Fitokimia dalam cokelat hitam juga dipercaya dapat membantu membuka pembuluh darah dan mengurangi tekanan darah penyebab stroke.
Meskipun baik untuk mencegah stroke, perlu diingat bahwa cokelat hitam bisa mengandung gula tambahan jadi berhati-hatilah dengan ukuran porsinya jangan sampai berlebihan. Karena cokelat hitam memiliki manfaat yang baik hanya jika dikonsumsi dalam jumlah kecil.
2. Alpukat
Asupan natrium yang tinggi merupakan penyebab utama tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan stroke. Makanan untuk cegah stroke berikutnya adalah alpukat, di mana satu cangkir alpukat yang dihaluskan mengandung sekitar 1.116 miligram potasium yang berarti sekitar 24 persen dari kebutuhan harian kamu. Selain itu, alpukat juga mengandung asam lemak sehat yang baik untuk jantung dan terbukti mengurangi peradangan.
3. Jambu Biji
Bukan hanya alpukat, tetapi jambu biji juga merupakan makanan pencegah penyakit itu yang cukup efektif. Sekitar 100 gram jambu biji mengandung 5,2 miligram likopen.
Likopen adalah fitonutrien dalam keluarga karotenoid. Antioksidan ini telah terbukti mengurangi risiko penyakit tersebut. Likopen memberi warna merah pada buah atau sayur.
Sebuah analisis yang diterbitkan dalam Neurology menemukan bahwa pria berusia antara 46 dan 65 dan dengan konsentrasi likopen tertinggi, lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami stroke.
4. Pisang
Selain enak dan segar, pisang juga terkenal sebagai makanan yang sehat karena kaya akan kalium. Studi menemukan bahwa makan lebih banyak kalium berhubungan dengan risiko penyakit tersebut lebih rendah. Pisang hijau khususnya dapat membantu mengurangi tekanan darah.
5. Kentang
Satu kentang berukuran sedang dengan kulit yang belum dikupas mengandung kurang dari 20 persen kebutuhan kalium harian kamu. Ini lebih dari dua kali lipat jumlah yang disediakan pisang ukuran sedang. Maka dari itu, tambahkan kentang pada menu harian kamu untuk menjaga kadar kalium yang sehat dan menghindari tekanan darah tinggi.
6. Bayam
Selain kentang, bayam juga sama manfaatnya untuk mencegah stroke. Fakta menunjukan bahwa saat bayam dimakan bersamaan dengan produk susu, tubuh mampu menyerap antioksidan spesifik yang menyehatkan jantung dan dapat mencegah penyakit kardiovaskular jika dimakan dari waktu ke waktu.
7. Salmon
Sebuah studi Swedia dalam jurnal Stroke yang menilai hampir 400.000 orang, makan ikan tiga kali atau lebih dalam seminggu dapat menurunkan risiko penyakit ini 6 hingga 12 persen. Para peneliti menyarankan lemak omega-3 pada ikan seperti salmon.
Ikan ini mengurangi peradangan di arteri, membantu meningkatkan aliran darah dan mengurangi kemungkinan pembekuan darah penyebab stroke.(*)
Editor: Nur Komalasari






