Indonesiadaily.net – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Jawa Barat mengelar pelatihan menjahit tata busana di Wisma Hijau, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok selama dua hari.
Pelatihan menjahit tata busana diikuti oleh para ibu rumah tangga (IRT) atau emak-emak dari perwakilan tiap kecamatan yang ada di Depok.
Sekretaris Dinas (Sekdis) Sosial Kota Depok Kusumo mengatakan ada 20 ibu rumah tangga yang mengikuti pelatihan ini.
“Pelatihan ini untuk melatih dan keterampilan dalam menjahit tata busana. Sehingga para IRT ini dapat meningkatkan kesejahteraan rumah tangga yang diharapkan dapat mandiri dapat dipergunakan kemampuan untuk dijadikan sebagai penghasilan tambahan keluarga,” ungkap Kusumo, Kamis (16/03/2023).
Pelatihan yang digelar Dinsos Depok sambung Kusumo bentuk kepedulian Pemerintah Kota Depok terhadap wirausaha
Selain itu kegiatan pelatihan kemandirian usaha, lanjut Kusumo dilakukan secara bergantian dengan pembinaan berbeda-beda.
“Untuk pengajar kita kolaborasi dari LPK Kota Depok yang memang sudah resmi terhadap pelatihan tata busana,” tambahnya.
Setelah pelatihan yang diterima para ibu-ibu, lanjut Kusumo maka diharapkan masyarakat atau wanita rawan sosial dapat menjadi kepala keluarga mandiri yang sejahtera.
“Kita harapkan kedepannya upaya yang dilakukan Dinsos dalam mengembangkan potensi yang dapat menghasilkan dapat berguna,” tutupnya.
Terpisah salah satu peserta Siti Kusnawati (57), warga Cisalak Sukmajaya Kota Depok ini mengatakan dari yang sebelumnya tidak memiliki keahlian setelah pelatihan dapat menjahit busana.
“Dari kegiatan pelatihan ini dapat memacu usaha mandiri dan menambah penghasilan untuk membantu keluarga dan suami di rumah,” pungkasnya.
Selama dua hari, lanjut Siti, nenek empat orang anak ini sudah mengikuti pelatihan menjahit dan menemui kendala pada saat memotong pola pakaian yang akan dibuat.
“Kekurangan belum lancar dalam menjahit dan membuat pola nanti dapat dilatih di rumah. Sementara akan diterapkan untuk kebutuhan anak sama suami dulu dirumah baru buka usaha sendiri,” pungkasnya.
Penulis : Irwan Supriyadi
Editor : Nur Komalasari






