Indonesiadaily.net – Cokelat adalah kudapan yang manis sehingga disukai semua kalangan. Selain rasanya yang lezat ternyata cokelat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan loh. Berikut ini manfaat cokelat yang dikutip dari berbagai sumber.
Dikutip dari LiveScience, cokelat adalah produk pangan yang diolah dari buah pohon kakao (Theobroma cacao). Pohon ini tumbuh di daerah yang mempunyai iklim tropis, seperti Ghana, Nigeria, Brasil, dan Indonesia. Cokelat mentah yang belum diolah mempunyai rasa yang pahit dan kering.
Sedangkan pengolahan yang dilakukan agar menjadi cokelat, bisa dengan difermentasi, dikeringkan, atau dipanggang yang biasanya ditambahkan dengan sedikit gula dan krim.
Manfaat cokelat antara lain mencegah hipertensi, melindungi kolesterol jahat mengurangi risiko penyakit jantung, melindungi kulit dari sinar matahari, meningkatkan fungsi otak. Mencegah peradangan pada tubuh. Membantu untuk mengatur berat badan. Memperbaiki suasana hati. Berikut penjelasan dari masing-masing manfaat kesehatan dari cokelat tersebut:
1. Mencegah hipertensi
Dikutip dari HealthLine, senyawa flavanol dalam cokelat dapat merangsang endothelium pada lapisan arteri yang menghasilkan oksida nitrat. Oksida nitrat dapat mengurangi tekanan darah sehingga mencegah terjadinya hipertensi.
2. Melindungi dari kolesterol jahat (LDL) Cokelat dapat melindungi dari kolesterol tinggi terutama kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL). Antioksidan yang terkandung pada cokelat dapat melindungi lipoprotein dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh kolesterol jahat.
3. Mengurangi risiko penyakit jantung Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, senyawa dalam cokelat sangat protektif terhadap oksidatif dari kolesterol jahat.
Dalam waktu yang panjang, hal itu akan menyebabkan jauh lebih sedikit kolesterol yang bersarang di arteri, sehingga menurunkan risiko penyakit jantung. Sebuah studi juga menunjukkan bahwa mengonsumsi cokelat tiga kali per minggu dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti jantung koroner dan stroke sebesar 9 persen.
Studi lain menunjukkan bahwa makan 45 gram cokelat per minggu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 11 persen.
4. Melindungi kulit dari sinar matahari
Senyawa flavanol yang ada di cokelat dapat melindungi dari kerusakan akibat paparan sinar matahari, meningkatkan aliran darah ke kulit, dan meningkatkan kepadatan dan hidrasi kulit.
5. Meningkatkan fungsi otak
Kandungan flavanol yang tinggi pada cokelat dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Hal itu dapat meningkatkan fokus, pembelajaran verbal, dan ingatan. Selain itu, flavanol juga dapat membantu menjaga fungsi kognitif pada orang dewasa yang lebih tua dengan gangguan kognitif ringan dan mengurangi risiko terkena demensia.
Cokelat juga mengandung kafein dan teobromin yang dapat meningkatkan fungsi otak dalam jangka pendek.
6. Mencegah peradangan pada tubuh
Dikutip dari eatthis, cokelat dapat memberikan efek antiinflamasi yang melindungi tubuh dari peradangan. Sebuah studi juga menemukan bahwa polifenol pada cokelat dapat mengatur komposisi bakteri pada usus dengan meningkatkan jumlah bakteri usus yang baik. Bakteri baik pada susu tersebut dapat memicu respons antiinflamasi.
7. Mengatur berat badan
Cokelat dapat membantu untuk mengatur berat badan dengan mengurangi resistensi insulin dan menjaga kadar gula agar tetap terkendali. Cokelat mengurangi resistensi insulin dengan mengurangi stres oksidatif dan peradangan. Selain itu, cokelat juga dapat membantu menurunkan berat badan seseorang.
8. Memperbaiki suasana hati
Cokelat dapat berperan untuk mengatur hormon serotonin dan dopamin yang menimbulkan perasaan senang dan dapat memperbaiki suasana hati.(*)
Editor : Nur Komalasari






