Indonesiadaily.net – Kolesterol adalah lemak yang diproduksi tubuh dan berasal dari makanan hewani. Namun, seseorang yang memiliki kolesterol jahat (LDL) berlebih dapat berisiko mengalami penyumbatan arteri (aterosklorosis) dan penyakit kardiovaskular. Berikut ini adalah sederet olahraga yang paling cocok untuk menurunkan kolesterol jahat.
Dikutip dari Cleveland Clinic, ahli jantung Leslie Cho, MD, menyatakan bahwa olahraga adalah rutinitas yang bagus untuk menurunkan kolesterol jahat
Menurut American Heart Association (AHA), olahraga untuk menurunkan kolesterol dapat dilakukan selama 30 menit dalam 5-7 kali per mingg. berikut olahraga untuk menurunkan kolesterol jahat yang dapat Anda praktekkan.
1. Jalan cepat atau joging
Tidak perlu berlari dengan kecepatan penuh, kita bisa mengatasi kolesterol tinggi dalam darah dengan jalan cepat atau joging di sekitar rumah.
Selain menurunkan kolesterol, jalan cepat atau joging juga dapat mengontrol tekanan darah dan berat badan.
2. Bersepeda
Bersepeda adalah cara efektif lain untuk menurunkan kadar kolesterol. Sebuah studi di Journal of American Heart Association menunjukkan bahwa orang rutin berkendara dengan sepeda memiliki risiko peningkatan kadar kolesterol lebih kecil, dibandingkan yang tidak.
3. Latihan beban
Latihan beban atau latihan ketahanan berfungsi untuk meningkatkan kekuatan otot. Latihan ini biasanya juga melibatkan tambahan beban, seperti dumbbels atau kettlebells. Selain itu, latihan beban juga dapat mengontrol kadar kolesterol jahat pada wanita di masa pramenopause. Contoh gerakan yang termasuk latihan beban yaitu Push up, Angkat besi, dead lift, Squat, Sit up.
4. Renang
Berenang sama efektifnya dengan jalan cepat dan bersepeda dalam mengatasi kolesterol tinggi. Berenang juga dapat membakar lemak sehingga cocok untuk orang yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas.
5. Yoga
Yoga cocok menjadi rutinitas bagi orang yang mungkin kurang tertarik pada olahraga kardio untuk menurunkan kolesterol jahat. Selain itu, yoga juga bermanfaat dalam melatih fisik dan menyehatkan mental.
Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai program olahraga yang bertujuan untuk mengatasi kolesterol tinggi. Anda sebaiknya juga berhenti latihan jika mengalami nyeri dada, sesak napas, pusing atau kepala terasa ringan saat berolahraga.(*)
Editor : Nur Komalasari






