Indonesiadaily.net – Sejarah PSS Sleman adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang bermarkas di Sleman, Yogyakarta. Klub ini didirikan pada tanggal 1 Maret 1976 dengan nama Persatuan Sepak Bola Sleman (PS Sleman). Pada awal berdirinya, PSS Sleman berkompetisi di Liga Indonesia Divisi III.
Pada tahun 1984, PSS Sleman berhasil promosi ke Divisi II Liga Indonesia setelah menjuarai Divisi III. Namun, pada tahun 1988, klub ini terdegradasi ke Divisi III lagi setelah finis di posisi terbawah di Divisi II.
Pada tahun 1994, PSS Sleman berhasil promosi ke Divisi II lagi setelah finis di posisi kedua di Divisi III. Namun, pada tahun 1996, klub ini terdegradasi ke Divisi III lagi setelah finis di posisi terbawah di Divisi II.
Pada tahun 2001, PSS Sleman kembali promosi ke Divisi II setelah menjuarai Divisi III. Namun, pada tahun 2003, klub ini terdegradasi ke Divisi III lagi setelah finis di posisi terbawah di Divisi II.
Pada tahun 2010, PSS Sleman berhasil promosi ke Liga Indonesia Premier Division (sekarang Liga 2) setelah menjuarai Divisi Utama Liga Indonesia. Pada tahun 2012, klub ini berhasil promosi ke Liga Indonesia Super League (sekarang Liga 1) setelah finis di posisi kedua di Premier Division.
Sejak saat itu, PSS Sleman terus mengalami perkembangan dan menjadi salah satu klub terbesar dan paling populer di Indonesia. Klub ini memiliki basis suporter yang sangat kuat, yaitu Brigata Curva Sud Sleman, yang sering dikenal sebagai salah satu kelompok suporter terbaik di Indonesia.
Pada tahun 2018, PSS Sleman berhasil menjuarai Liga 2 dan promosi ke Liga 1 untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Pada tahun 2020, PSS Sleman juga berhasil menjuarai Piala Menpora setelah mengalahkan Persija Jakarta di final.
Sejak 2021, PSS Sleman juga telah memiliki markas baru yang bernama Stadion Maguwoharjo yang memiliki kapasitas lebih dari 30.000 penonton. Klub ini terus berkembang dan mencatatkan sejarah baru dalam sepak bola Indonesia. (*)
Editor : Pebri Mulya






