Pemkab Tangerang Beri Bantuan Benih Padi ke Warga Terdampak Gagal Panen

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyerahkan bantuan benih padi kepada warga terdampak gagal panen. (Ihya/indonesiadaily.net)

Indonesiadaily.net – Warga yang terkena dampak gagal panen mendapatkan bantuan benih padi, pupuk dan sapi dari Pemerintah Kabupaten Tangerang di Kantor UPT Pertanian Curug, Jumat (17/2/2023).

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, sektor pertanian yang berkelanjutan dan peternakan merupakan hal mendasar yang harus dilakukan.

Bacaan Lainnya

“Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan, memperluas lapangan kerja dan lapangan berusaha, juga untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan,”ujar Zaki dalam keterangannya, Jumat (17/2/2023).

Bupati menambahkan bahwa pemberian bantuan benih padi dan bantuan ternak sapi dari Dinas Pertanian Provinsi Banten dan juga UPTD Produksi Benih Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang serta Kickoff Pelaksanaan Vaksinasi Lumpy Skin Disease (LSD) pada ternak sapi tahun 2023, patut disyukuri bersama.

Menurutnya, kegiatan tersebut membantu meringankan beban petani dan peternak di Kabupaten Tangerang.

“Saya ucapkan terima kasih kepada unsur yang terlibat dalam penyerahan bantuan ini. Semoga nantinya makin banyak para stakeholder lainnya juga mengikuti hal serupa, lebih peduli terhadap para petani dan para peternak kita di Kabupaten Tangerang,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Asep Jatmika mengatakan kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi sangat berdampak terhadap sektor pertanian.

Menurutnya sebanyak 264 petani dari 7 wilayah kecamatan yang berada di wilayah Kab. Tangerang dan dengan total wilayah tanamnya sekitar 113 Hektar, telah menjadi korban akibat puso atau gagal panen dan banjir.

“Oleh karena hal tersebut, Bupati Zaki memberi bantuan pupuk bersubsidi berupa Pupuk Urea 10.208 Kg, Pupuk NPK Phonska 11.755 Kg), Pupuk Organik 640 Kg,” ucapnya.

Penulis : Ihya Ulumuddin
Editor: Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *