Indonesiadaily.net – SMPIF Al Fikri mengadakan Al Fikri Movie Festival 2023. Itu adalah program literasi tahunan dari Mata Pelajaran Bahasa Inggris di SMPIF Al Fikri yang dikemas dalam bentuk festival film pendek karya siswa kelas IX.
Kepala SMPIF Al Fikri, Iqbal Wiguna Pratama mengatakan, film-film yang dibuat siswa tersebut adalah adaptasi dari beberapa novel di dunia dengan bahasa Inggris. Jadi, setiap satu rombongan belajar (rombel) atau kelas membuat satu film bersama-sama.
“Total ada enam novel, yakni The Monkey’s Paw, Paddington, Freaky Friday, The Hotel Mystery, The Wonderful Wizard of OZ, dan Enola Holmes,” ucapnya.
Iqbal menjelaskan, film-film tersebut lalu disajikan dengan konsep nonton bareng (nobar), yang dibagi dua sesi. Sesi pertama pada 28 Februari 2023 untuk pelajar. Disesi ini, tidak hanya siswa SMP saja, tetapi siswa dari SDIF Al Fikri juga diajak untuk ikut nobar.
“Lalu sesi kedua, diadakan nobar dengan orang tua siswa pada 4 Maret 2023,” ucapnya.
Iqbal menuturkan, setiap siswa memiliki perannya masing-masing. Mulai ada yang jadi aktor, produser, sutradara, kameramen, editor dan tugas lainnya layaknya tugas-tugas dalam memproduksi sebuah film. Oleh karena itu, dalam proses produksi filmnya memakan waktu sampai delapan bulan. Agar siswa memahami apa saja yang harus dilakukan dalam memproduksi sebuah film.
“Sehingga siswa dilatih untuk dapat berkolaborasi dalam tim, bertanggung jawab, disiplin, mandiri, kreatif, inovatif, serta mengasah kemampuan literasi. Adapun peran guru sebagai fasilitator sekaligus filterisasi konten yang akan digunakan siswa,” katanya.
Iqbal menuturkan, program ini diawali dengan sosialisasi dan pelatihan videografi, pembentukan kelompok, diskusi novel yang akan diadopsi, diskusi alur cerita, pembuatan film pendek, pemasaran produk film dalam bentuk digital maupun poster/spanduk.
Sebagai bentuk apresiasi dan puncak dari program ini adalah nonton bareng orang tua dan siswa sekaligus memberikan penilaian berupa voting untuk film terbaik.
“Tak lupa, kami juga mengundang beberapa dewan juri yang kompeten yang bertugas sebagai tim penilai untuk kategori film terbaik, sutradara terbaik, aktor & aktris terbaik, dan lain-lain,” katanya.
Iqbal berharap, program Movie Festival ini dapat menular dan dipublikasikan secara lebih luas, tidak hanya di internal SMPIF Al Fikri saja. Sehingga, menjadi inspirasi untuk sekolah-sekolah lain yang ada di kota Depok.
“Ini sebagai salah satu alternatif pembelajaran berbasis projek maupun variasi dari program literasi di sekolah,” tuturnya. (*)
Editor : Pebri Mulya






