Indonesiadaily.net – Bronkitis juga dapat menimpa anak, hal tersebut tentunya membuat orang tua menjadi resah. Walau penyakit ini bisa sembuh dengan sendiri, tapi sejumlah ciri dan cara ini bisa orang tua lakukan sebagai awal penanganan bronkitis.
Perlu diketahui, penyebab bronkitis paling umum adalah infeksi virus atau bakteri dan polusi udara, misalnya asap rokok dan asap pembakaran sampah.
Melansir Alodokter, selain infeksi dan polusi, bronkitis pada anak juga bisa disebabkan oleh hal lain, seperti tersedak benda asing, refluks asam lambung, dan alergi yang dipicu oleh debu, serbuk sari, atau tungau.
Berikut ini adalah beberapa gejala ini yang dapat dialami anak:
Batuk berdahak
Hidung tersumbat atau pilek
Sakit tenggorokan
Suara serak
Dada terasa sakit atau nyeri saat batuk
Demam
Napas berbunyi, terutama ketika menghembuskan napas (mengi)
Sulit bicara, makan, atau tidur akibat sesak napas
Pada kondisi tertentu, anak yang mengalami bronkitis harus segera mendapat pertolongan dokter, terutama bila mengalami demam hingga di atas 38º Celsius, sesak napas, dan tidak mau makan, minum, atau menyusui. Gejala ini bisa menandakan bahwa bronkitis sudah menyebabkan komplikasi berupa pneumonia.
Pengobatan Bronkitis pada Anak
Pengobatan penyakit ini pada anak disesuaikan dengan penyebabnya. Bronkitis yang disebabkan alergi atau polusi dapat diatasi dengan menghindari pemicu alergi atau alergen.
Untuk kasus bronkitis pada anak lainnya, dokter akan memberikan beberapa jenis obat untuk mengatasi kondisi tersebut, yaitu:
Antibiotik
Antibiotik diberikan untuk mengatasi bronkitis pada anak yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Penggunaan obat ini harus disesuaikan dengan anjuran dan resep dokter. Bila digunakan sembarangan dan tidak sesuai petunjuk dokter, antibiotik justru bisa menyebabkan bakteri kebal terhadap pengobatan yang dilakukan
Meski demikian, antibiotik terkadang juga bisa diberikan sebagai pencegahan agar anak tidak terkena komplikasi berupa infeksi bakteri pada saluran pernapasan atau pneumonia.
Obat batuk
Obat batuk pada anak dapat diberikan bila batuk yang disebabkan bronkitis sudah membuat anak susah tidur. Meski demikian, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter lebih dulu sebelum memberikan obat batuk kepada Si Kecil, terlebih bila anak masih berusia di bawah 6 tahun.
Obat-obatan jenis lain
Untuk meredakan gejala demam akibat bronkitis, dokter akan memberikan obat pereda demam seperti paracetamol. Sedangkan untuk mengatasi bronkitis yang disebabkan alergi, dokter bisa memberikan obat antialergi atau antihistamin.(*)
Editor: Nur Komalasari






