DPRD Kabupaten Bogor Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas di Bulan Ramadan

DPRD Kabupaten Bogor jaga kondusifitas
Ilustrasi saat umat Islam menjalankan ibadah.

Indonesiadaily.net – Menjelang bulan Ramadan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor mengajak masyarakat tetap menjaga kondusifitas saat menjalankan ibadah.

“Ini sudah jelang akhir rajab, satu bulan lebih mau Ramadan. Khususnya, tentu kita ingin menjaga kondusifitas beribadah kita semua” ungkap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim, Jumat 10 Februari 2023.

Bacaan Lainnya

Ia menginginkan, masyarakat dapat menjadikan bulan Ramadan di tahun 2023, dijadikan waktu untuk memaksimalkan ibadah kepada Tuhan yang Maha Esa (YME). Dimana, Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Tetapi, jangan hanya di Bulan Ramadan saja ibadahnya ditingkatkan, tetapi di bulan-bulan lainnya juga.

Politisi Partai PKS ini menyebut, menjaga amal dan ibadah di bulan penuh berkah merupakan salah satu visi-misi kepala daerah. Sehingga, ia menyakini visi-misi itu bisa terealisasi di Bulan Ramadan.

“Terkait Ramadan, secara umum Kabupaten Bogor adalah bagian dari visi misi kepala daerah dan penyelenggara pemerintahan kita juga yakni Bogor Berkeadaban,” ucap Agus Salim.

Kemudian, kata dia, slogan Tegar Beriman sangat erat kaitannya dengan keagamaan. Bahkan, dirinya mengatakan slogan tersebut bukan sebuah lambang namun, banyak contoh yang dapat diambil.

“Bogor erat sekali dengan kerelgiusannya mulai dari slogan Tegar Beriman, bukan hanya slogan. Ada program nobat (nongol babat) saya yakin semuanya adalah mengerucut kesana,” ujarnya kepada wartawan.

Maka dari itu, kata Agus, berbagai kegiatan yang melanggar agama dapat dibatasi sehingga, segala ibadah yang dijalankan sesuai dengan prinsip dan syariat agama Islam.

“Kemudian, bagus sekali untuk berbagai pembatasan ruang maksiat itu, dengan gerakan tentu agar berkhidmat sebagaimana prinsip kita semua amar makruf nahi munkar,” jelas Politisi Partai PKS itu.

Pihaknya berharap, hal tersebut bisa direnungkan sebagai insan beragama agar dapat berjalan nyaman dan khidmat tanpa adanya aksi atau perbuatan kemaksiatan yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Bogor.

“Harapan kita semuanya sebagai insan beragama terutama kaum muslimin agar ibadah kita tenang, khusus, secara agama yang dilarang, semua bisa kerja sama,” harapnya saat diwawancarai. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *