DKR Depok Ungkap Berbagai Masalah Kesehatan, Salah Satunya Ini

Ketua DKR Depok Roy Pangharapan saat menyampaikam usulan saat Forum Rencana Kerja Dinas Kesehatan kota Depok digelar di Hotel Margo City kota Depok pada Rabu (22/2/2023). Foto : DKR For Indonesiadaily.net

Indonesiadaily.net – Ketua Dewan Kesehatan Rakyat atau DKR Depok Roy Pangharapan menyatakan Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar agar gratis tanpa pungutan apapun.

Hal tersebut disampaikan Roy Pangharapan saat mewakili DKR Depok mengikuti Forum Rencana Kerja Dinas Kesehatan kota Depok digelar di Hotel Margo City kota Depok pada Rabu (22/2/2023) yang dibuka Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, DKR Depok menyampaikan banyaknya persoalan di bidang kesehatan, salah satunya masih adanya pungutan di puskesmas terhadap pasien peserta BPJS kesehatan.

“Atas persoalan pungutan di Puskesmas, DKR meminta agar Dinas Kesehatan Kota Depok memasang spanduk larangan Puskesmas memungut biaya pada pasien BPJS kesehatan,” ujarnya Roy Pangharapan, Kamis, (23/2/2023).

Roy Pangharapan juga melaporkan masih adanya pungutan uang muka di rumah sakit yang membebani warga miskin dan tak mampu.

“Untuk itu DKR mengajak Dinas Kesehatan membuka Posko Pengaduan di rumah-rumah sakit di Kota Depok, khususnya di rumah sakit umum milik pemerintah,” ujarnya.

Persoalan lain adalah rumitnya pengurusan bantuan sosial bagi pasien miskin non-jaminan. Karena sebagian besar tidak terdata di Dinas Sosial Kota Depok.

“Untuk itu DKR Depok mengajak Pemkot Depok perlu segera membentuk unit khusus di setiap kelurahan untuk mendata masyarakat tidak mampu agar ketika sakit bisa langsung diberikan jaminan kesehatan gratis dengan hanya menunjukkan KTP nya saja,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa DKR Depok melaporkan persoalan Jaminan Persalinan (Jampersal) yang sudah tidak berlaku lagi, sehingg berpotensi meningkatnya angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir.

“Padahal pemerintah pusat sedang berusaha menekan kematian ibu dan bayi. Sampai saat ini gak ada solusi,” ujarnya.

Roy Pangharapan mengajak Dinas Kesehatan Kota Depok untuk meningkatkan pemahanan kesehatan masyarakat dengan memanfaatkan Kelurahan Siaga yang sudah dibangun DKR.

“Pemahaman masyarakat yang minim terhadap persoalan kesehatan akan beresiko berbagai masalah kesehatan. Kalau bicara preventif haru mulai terjun penyuluhan bersama DKR,” terang Roy Pangharapan.

Roy Pangharapan juga menyampaikan bahwa DKR Depok sudah membuka Posko Pengaduan masyarakat untuk bidang kesehatan dan pendidikan.

“Sebetulnya ini kewenangan pemerintah. Tapi karena pemerintah Kota Depok masa bodoh dan sering menghindar, maka kami berinisiatif mengumpulkan semua masalah, yang akan ditagihkan ke pemerintah Kota Depok, yang selama sudah menikmati APBD dari pajak rakyatnya,” tegas Roy Pangharapan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *