Diare Tak Kunjung Sembuh pada Anak, Waspadai Rotavirus

Indonesiadaily.net – Diare pada anak yang berusia di bawah lima tahun namun tak kunjung sembuh harus diwaspadai. Bisa jadi anak terkena infeksi rotavirus.

Berdasarkan penelitian yang dikeluarkan Stanford Children’s Health disebutkan bahwa 10 persen diare pada anak disebabkan oleh infeksi rotavirus.

Bacaan Lainnya

Jika menemukan kondisi diare yang tak kunjung sembuh, seharunya orang tua kembali ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Lalu apa sebenarnya rotavirus yang harus diwaspadai oleh orang tua. Perlu diketahui, rotavirus sangat menular, karena virus dapat hidup lama di luar tubuh.

Melansir Halodoc, virus ditemukan dalam tinja seseorang sebelum, selama, dan setelah orang tersebut mengalami diare. Seseorang dapat menularkan virus bahkan ketika dia tidak memiliki gejala.

Bayi dan anak-anak berada pada risiko tertinggi untuk terinfeksi rotavirus. Pada saat anak-anak mencapai usia 5 tahun, hampir semuanya telah mengalami setidaknya satu infeksi rotavirus. Risiko diare dan dehidrasi parah paling besar terjadi pada anak di bawah usia 3 tahun.

Seperti Apa Gejala Infeksi Rotavirus?

Gejala infeksi rotavirus umumnya muncul dua hingga tiga hari setelah seorang anak terinfeksi. Gejala pertama adalah demam, sakit perut, dan muntah. Gejala ini diikuti oleh kram perut dan diare berair.

Diare bisa ringan hingga parah, dan bisa berlangsung tiga hingga sembilan hari. Bahaya diare parah pada anak di bawah 3 tahun adalah dehidrasi yang bisa berakibat fatal jika tidak ditangani.

Gejala dehidrasi akibat diare yang perlu diwaspadai adalah:

Haus.

Kelelahan atau gelisah.

Sensitif dan mudah marah.

Napas cepat.

Mata agak cekung.

Mulut dan lidah kering.

Kulit dingin di lengan dan kaki.

Lebih jarang ganti popok.

Rotavirus adalah infeksi virus, jadi tidak bisa diobati dengan antibiotik. Infeksi harus diawasi dengan ketat karena diare pada anak-anak dapat menyebabkan dehidrasi. Mencatat berapa kali anak buang air kecil akan membantu dalam diskusi dengan dokter tentang dehidrasi.

Seorang anak yang mengalami diare ringan dapat terus makan dengan normal, tetapi ibu harus memberinya cairan ekstra. Air adalah pilihan yang baik untuk anak di atas enam bulan. Jus buah atau minuman bersoda yang banyak dapat memperparah diare karena jumlah gula yang dikandungnya.(*)

 

Editor: Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *