Tiga Cara Tepat Atur Gizi Seimbang Secara Konsisten Menurut Ahli

Indonesiadaily.net – Asupan gizi yang seimbang merupakan hal penting yang harus dijaga agar badan tetap fit dan sehat. Nah, pada awal tahun ini, tidak ada salahnya menjadikan diet makanan sehat hal penting yang harus dijalankan.

Meski begitu, masih banyak yang beranggapan mengonsumsi makanan sehat merupakan hal yang lebih berat, karena katanya lebih mahal.

Bacaan Lainnya

Hal ini juga dikatakam Dokter Gizi, dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK seperti dilansir dari Suara.com. menurut dia, masih banyak orang menganggap mengonsumsi makanan sehat adalah salah satu langkah yang sulit dan mahal.

Padahal kata dia, salah satu langkah utama ketika ingin mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang adalah dengan mencari bahan-bahan yang mudah ditemukan dalam keseharian.

“Kita harus berpikir juga bahwa konsep makan sehat itu tidak hanya sehat tapi juga sustainable atau berkelanjutan. Sehingga yang kita konsumsi harusnya mudah ditemukan di keseharian kita. Bisa disediakan setiap hari,” ujar dia.

Untuk memudahkan masyarakat yang ingin memulai gaya hidup sehat seimbang di awal tahun ini, dr. Juwalita pun memberikan tips sederhana yang bisa diikuti. Berikut daftarnya.

1.Utamakan sumber bahan pangan lokal

Berdayakan dahulu sumber bahan makanan yang ada di sekitar kita dan mudah dicari sehari-hari. Misalnya, banyak sekali sumber karbohidrat yang mudah ditemukan di Indonesia selain nasi, misalnya umbi-umbian atau makanan berbahan singkong.

2. Sesuaikan sumber bahan pangan sesuai dengan kriteria gizi seimbang

Agar pola makan lebih seimbang, perhatikan asupan serat terutama dari sayur dan buah. Batasi gula, garam dan minyak, serta rajin memantau berat badan.

“Pastikan mengonsumsi makanan dalam kadar seimbang, yakni antara sumber energi, lauk pauk, sayuran dan buah,” tambah dr. Juwalita.

3. Perbanyak protein hewani atau nabati

Menurut Kemenkes RI, standar angka kecukupan protein bagi masyarakat Indonesia adalah 60 gram per hari untuk perempuan dan 65 gram per hari bagi laki-laki.

“Protein diperlukan tubuh untuk mengganti sel-sel yang rusak. Indonesia terkenal dengan sumber protein nabati, mulai dari tahu, tempe, kacang-kacangan dan lain-lain,” tutup dr. Juwalita.

 

Editor: Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *