Ini Penyebab Barcelona Didiskualifikasi, Gagal Pertahankan Gelar Juara

Geyse.

Indonesiadaily.net – Barcelona & Sevilla resmi didiskualifikasi dari Copa de la Reina oleh RFEF yang merupakan PSSI-nya Spanyol. Keputusan tersebut ditetapkan usai Barcelona kedapatan memainkan Geyse sedangkan Sevilla juga, karena menurunkan Nagore Calderon.

Diketahui, kedua pemain tersebut di pertandingan sebelumnya mendapatkan akumulasi kartu kuning atau kartu merah. Namun di pertandingan berikutnya kedua pemain tersebut diturunkan main oleh masing-masing klub.

Bacaan Lainnya

Barcelona Femeni memainkan Geyse di babak 16 besar Copa de la Reina (Piala Ratu) melawan Osasuna, penyerang timnas Brasil itu pun masuk papan skor saat Blaugrana pesta gol 9-0. Namun, bintang 24 tahun tersebut, di pertandingan sebelumnya mendapatkan kartu merah, yang artinya ia mendapat hukuman larangan bertanding di laga vs Osasuna tersebut. Sehingga Barcelona didiskualifikasi.

Sementara itu Sevilla memasukkan Nagore Calderon dari bangku cadangan kala membungkam Villarreal 1-0. Gelandang asal Spanyol itu diusir keluar lapangan kontra UD Granadilla Tenerife juga di perempat-final edisi tahun lalu, dan hukuman larangan bertandingnya masih berlaku di babak 16 besar melawan Villarreal musim ini. RFEF pun telah mengonfirmasi Barca dan Sevilla didiskualifikasi dari Copa de la Reina musim ini. Selain diskualifikasi, Barcelona juga dihukum denda €1.001.

Dengan begitu, Osasun dan Vilarreal otomatis lolos ke babak selanjutnya.

Klub yang disanksi punya waktu 10 hari untuk mengajukan komplain terhadap keputusan ini kepada Badan Banding RFEF. Menurut ESPN, Barcelona kabarnya akan mengajukan banding karena mereka bersikeras larangan bertanding Geyse tidak muncul di laman resmi RFEF atau di sistem internal yang digunakan klub-klub Spanyol untuk memeriksa sanksi pemain.

Buntut dari hukuman ini, Barcelona gagal mempertahankan mahkota Copa de la Reina yang mereka menangkan dalam tiga musim terakhir secara beruntun. Barca Femeni juga merupakan pemegang rekor sebagai pemenang Copa de la Reina terbanyak dengan sembilan trofi. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *