Indonesiadaily.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok akan menggelar Tes Tertulis Computer Asissted Tes (CAT) bagi peserta calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat Kota Depok pada Pemilihan umum tahun 2024 mendatang.
Pelaksanaan tes akan berlangsung mulai Senin (9/1) dan Selasa (10/1) di Fasilkom Universitas Indonesia, Jalan Prof, DR .Sudjono D Pusponegoro, Pondok Cina, Beji, Depok, Jawa Barat.
Diketahui, seleksi tertulis itu diikuti 465 peserta calon anggota PPS. Hal tersebut, berdasarkan Berita Acara KPU Kota Depok Nomor 02/PP.04.1-BA/3276/2023 tentang Hasil Penelitian Administrasi Calon Anggota Panitia Pemilihan Suara (PPS) pada Pemilihan Umum Tahun 2024.
Komisioner KPU Kota Depok, Jayadin menerangkan, dalam surat pengumuman tersebut disebutkan, bahwa peserta yang hadir merupakan peserta yang dinyatakan lolos. Selain itu, para peserta diwajibkan menggunakan Kemeja Putih, Celana/Rok Hitam, bersepatu.
Adapun bagi Calon anggota Panitia Pemilihan Suara mengikuti seleksi tertulis dengan ketentuan, pertama membawa Tanda Bukti Terdaftar sebagai calon anggota PPS, kemudian membawa Dokumen Persyaratan dalam bentuk Hardcopy (bagi yang belum menyerahkan), membawa kartu identitas (KTP).
“Selanjutnya, membawa Alat Tulis Sendiri, menggunakan masker dan mematuhi Protokol Kesehatan dan Melakukan registrasi dan mengisi kehadiran paling lambat 30 menit sebelum jadwal CAT,” tutur Jayadin, Minggu (8/1).
Kadiv Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Depok, Jayadin mengatakan, dari jumlah pendaftar yang ada dinyatakan lolos untuk mengikuti tes CAT jumlahnya ada 465 orang.
“Kebutuhan anggota PPS di Kota Depok berjumlah 189 orang yang tersebar di 63 kelurahan. Dari hasil CAT ini, Sesuai ketentuan KPU Kota Depok akan menetapkan paling banyak 3 kali dari kebutuhan per Kelurahan. Dimana calon anggota PPS tersebut berhak melanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu tahap wawancara,” kata Jayadin.
Jayadin juga menyampaikan dan meminta masyarakat untuk dapat memberikan tanggapan masyarakat terhadap calon-calon anggota PPS yang mengikuti proses seleksi ini.
“Kami minta masyarakat memberikan tanggapan kepada calon PPS yang mengikuti proses seleksi ini,” ucap Jayadin. (*)






