Elly Beberkan Kontribusi Adhi Karya dalam Pembangunan IKN

Indonesiadaily.net – Anggota Komisi VI DPR RI, Fraksi PPP, Daerah pemilihan Jawa Barat V/Kabupaten Bogor, Elly Rachmat Yasin bersama tokoh masyarakat, pemuda dan UMKM Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi mensosialisasikan tentang peran penting Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam kaitannya dengan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, sebagai Ibu kota baru negara Indonesia.

Elly menuturkan, pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan. IKN Nusantara menjadi simbol identitas bangsa yang menyajikan ekonomi ramah lingkungan, transportasi canggih dan tata kelola pemerintahan yang efesien dan efektif.

Bacaan Lainnya

“PT. Adhi Karya (Persero) Tbk/ADHI sebagai salah satu BUMN bidang konstruksi memperoleh tanggung jawab sebagai kontraktor yang turut berkontribusi dalam pembangunan Ibu Kota baru,” ucapnya.

Elly menjelaskan, PT. Adhi Karya memperoleh kepercayaan membangun 22 Tower untuk hunian pekerja konstruksi, pelindung jembatan Pulau Balang, jalan tol Karangjoang- Kariangau, dan rumah tapak kedinasan di IKN Nusantara.

PT. Adhi Karya berdiri pada 1960 hasil perusahaan nasionalisasi dari perusahaan Belanda. Kini, memiliki karya konstruksi monumental seperti stadion utama Gelora Bung Karno (GBK), Masjid Istiqlal, Monumen Nasional (Monas), Jembatan Barito, Jembatan Suramadu. Saat ini, PT. Adhi Karya masih memiliki hampir 200 proyek konstruksi yang sedang berjalan secara nasional.

“Dengan adanya penugasan pembangunan IKN ini, saya mendorong PT. Adhi Karya dapat memanfaatkan kepercayaan ini dengan baik. Karena PT. Adhi Karya diuntungkan, selain penambahan kontrak baru, meningkatnya value sebagai kontraktor yang dipercaya untuk turut membangun negeri,” katanya.

Elly berharap, PT. Adhi Karya terus berbenah melalui peningkatan kinerja perusahaan saat ini. Dengan memberikan manfaat bagi pemerintah. Salah satunya melalui penambahan lapangan kerja, peningkatan pajak dan dividen. Dampak lain yang dapat dirasakan juga adalah konektivitas antar wilayah. (*)

Editor : Pebri Mulya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *