Indonesiadaily.net – Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyampaikan perkembangan soal acara HUT ke-50 PDIP. Hasto mengatakan rangkaian acara tersebut mulai dari 10 Januari hingga Mei 2023.
Hasto mulanya mengatakan acara HUT PDIP menjadi momen untuk mendorong semangat gotong-royong. HUT kali ini, kata Hasto, mengusung subtema ‘Persatuan Indonesia untuk Indonesia Raya’.
“PDI Perjuangan langsung mengawali tahun baru ini dengan persiapan ulang tahun PDI Perjuangan ke-50 yang akan mendorong semangat untuk menggenggam persatuan dengan jiwa gotong royong dan semangat tapi perjuangan tak kunjung padam dan subtema ‘Persatuan Indonesia untuk Indonesia Raya’,” kata Hasto kepada wartawan di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Selasa (3/1/2023).
Hasto menyebutkan, momen HUT ke-50 PDIP ini akan menjadi pembuka untuk memasuki tahun politik di tahun 2023. Awalnya acara ini akan digelar di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan. Namun, dengan pertimbangan matang serta mengingat GBK Senayan akan dipersiapkan untuk gelaran sepak bola FIFA maka akhirnya kegiatan dialihkan ke JIEXPO Kemayoran.
“Pada awalnya kegiatan akan dilakukan di Gelora Bung Karno yang memiliki kesejarahan yang sangat kuat dengan Partai. Namun karena adanya ketentuan dari Menpora, bahwa Stadion Utama Gelora Bung Karno akan dipersiapkan untuk FIFA,” ujarnya.
Lebih lanjut, politisi asal Yogyakarta ini menjelaskan, bahwa agenda ini akan menjadi bagian konsolidasi partai dalam rangka Pemenangan Pemilu 2024.
Sehingga, sifatnya lebih ke internal guna memperkuat jati diri PDI Perjuangan sebagai partai ideologi Pancasila dengan ciri kerakyatan, kebangsaan, dan keadilan sosial.
“Semoga dengan tema ini, tahun 2023 sebagai tahun politik benar-benar mendorong spirit gotong royong bahwa Pemilu sebagai momentum lahirnya pemimpin-pemimpin nasional yang baru, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas demokrasi kita dengan menempatkan kedaulatan rakyat sebagai hukum tertinggi,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Hasto menjelaskan bahwa belum adanya pengumuman koalisi serta pengumuman calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres). Karena saat ini PDIP masih terus membangun kerja sama dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sehingga, kata dia hal-hal berkaitan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) tidak akan disampaikan secara khusus pada HUT PDIP tersebut.
“Hal-hal yang terkait dengan kerja sama dengan partai politik mengingat saat ini PDI Perjuangan terus membangun kerja sama di dalam pemerintahan Presiden Jokowi dan Ma’ruf Amin tidak akan disampaikan secara khusus dalam rangka pilpres 2024,” Jelasnya.
Lebih lanjut, Hasto menyampaikan terkait pengumuman capres dan cawapres sepenuhnya menjadi kewenangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Hasto memastikan capres-cawapres bakal diumumkan pada 2023 ini.
“Adapun sekalian terkait dengan capres dan cawapres biasanya menjadi konsen teman-teman pers nanti tentu saja didalam momentum yang tepat ibu Megawati Sukarno Puteri akan mengumumkan. Kapan waktunya yang pasti pada tahun 2023 ini,” tutupnya.
Penulis : Aulia Syahramadhan
Editor : Nur Komalasari






