Indonesiadaily.net – Telur merupakan sumber protein yang murah, gampang diolah menjadi berbagai jenis masakan, dan rasanya juga lezat. Telur identik dengan protein. Namun ada beberapa jenis makanan lain yang ternyata memiliki protein lebih tinggi.
1. Tuna
Mengandung 20 gram protein per 3 ons sajian. Menurut pendiri Real Nutrition, Amy Shapiro, tuna juga sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik untuk kesehatan jantung dan fungsi kognitif.
2. Kacang
Mengandung 7 gram protein per satu ons sajian. Termasuk dalam keluarga legume, kacang mengandung protein dan juga karbohidrat, serta asam lemak, vitamin E, dan lemak tidak jenuh ganda. Kita juga bisa mengonsumsinya dalam bentuk selai yang praktis.
3. Tempe
Mengandung 16 gram protein dalam 3 ons sajian. Makanan yang sudah akrab dengan lidah orang Indonesia ini bukan cuma jadi sumber protein, tapi juga serat.
Pada orang yang sering punya masalah pencernaan, makanan yang difermentasi seperti tempe dapat menyeimbangkan lagi mikrobota usus.
4. Tahu
Mengandung 9 gram protein per 100 gram sajian. Nutrisi lain dalam hidangan tahu adalah 8 jenis asam amino esensial, magnesium, zinc, serta vitamin B1.
5. Udang
Mengandung 20 gram protein per 3 ons sajian. Jika bosan dengan ikan atau daging, udang adalah pilihan yang pas.
Selain rendah kalori dan kaya protein, udang juga mudah diolah menjadi berbagai jenis masakan.
Berikut adalah fungsi protein bagi tubuh.
1. Membangun dan Memperbaiki Jaringan Tubuh
Protein juga berfungsi memelihara sel yang terdapat di seluruh tubuh agar bisa berfungsi secara optimal. Biasanya, jumlah protein yang diperlukan untuk memperbaiki dan membangun sel tubuh akan stabil setiap harinya.
2. Membentuk Hormon dan Enzim
Sel mengandung enzim yang berfungsi menimbulkan reaksi biokimia dalam tubuh. Enzim akan bereaksi ketika terjadi kontraksi otot, pencernaan makanan, dan penghancuran racun. Enzim tersebut terbentuk karena adanya protein. Selain itu, protein juga bertugas membentuk hormon tubuh. Hormon berfungsi mengirimkan sinyal sekaligus mengatur proses biologis antara jaringan, organ, dan sel.
3. Sumber Energi
Selain karbohidrat dan lemak, protein merupakan sumber energi yang diperlukan oleh tubuh. Lemak memasok energi sebanyak 9 kalori/gram, sedangkan karbohidrat dan protein memasok sebanyak 4 kalori/gram. Untuk memperoleh energi, tubuh akan mengandalkan lemak dan karbohidrat. Sementara itu, protein disimpan sebagai cadangan dan akan digunakan saat tubuh membutuhkannya.
4. Membentuk Antibodi
Fungsi protein yang tidak kalah pentingnya yaitu membantu pembentukan imunoglobulin atau antibodi. Imunoglobulin memiliki peranan sebagai pelindung tubuh dari serangan virus atau bakteri. Ketika tubuh menghasilkan antibodi terhadap virus atau bakteri, sel-sel imun akan kembali memproduksi antibodi untuk melawannya. Jadi, ketika virus atau bakteri yang sama menyerang kembali, tubuh Anda mampu melawannya dengan cepat.
Bila Anda mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan protein harian karena masalah medis lain seperti alergi, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter atau ahli gizi. Dengan begitu, masalah tersebut tidak akan menghambat asupan protein yang dibutuhkan oleh tubuh. (*)
Editor : Nur Komalasari






