Remaja di Tangerang Tewas Tertabrak Kereta Api

 

Indonesiadaily.net – Nasib tragis dialami seorang remaja bernama Fikih (12). Saat sedang bermain di dekat rel kereta api, Fikih dipanggil ibunya. Namun, ia tidak melihat ada kereta yang melintas. Akibatnya, Fikih tertabrak dan nyawanya tak berhasil ditolong.

Bacaan Lainnya

Peristiwatersebut terjadi di Kampung Lebak Panas, Desa Daru, Kecamatan Jambe, Tangerang, Senin (26/12/22).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir menjelaskan, korban tertabrak setelah dipanggil orang tuanya saat sedang bermain di pinggir rel.

“Korban sedang bermain tidak jauh dari rumahnya ibu korban memanggil, korban berlari ke arah rel kereta, tidak lama Kereta KRL melaju dari Jakarta ke Rangkas bitung, korban langsung tertabrak,” jelas Munir dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Munir, pihaknya mendapat laporan Camat setempat dan langsung meluncur pada pukul 9.15 WIB. Saat ditemui, korban sudah meninggal dunia.

“Anggota pos tigaraksa bersama Polsek Tigaraksa beserta masyarakat sekitar lakukan evakuasi korban, selanjutnya korban dibawa menggunakan Ambulans menuju ke RSU Balaraja oleh Polsek Tigaraksa dan Orang tuanya,” terang Munir.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat yang berada di lokasi saat kejadian menghimbau kepada warga khususnya yang rumahnya berdekatan dengan rel kereta, supaya lebih berhati-hati dan menjaga anak-anak ketika bermain atau beraktifitas di dekat rel kereta.

“Kejadian yang di daru hari ini bukan karena ada persimpangan jalan dengan rel kereta. Saya mengimbau kepada masyarakat yang rumahnya di dekat rel kereta api agar menjaga anak-anaknya,” pungkasnya.

Penulis : Ihya Ulumuddin
Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *