Polres Tangsel Gunakan Metal Detector Periksa Pengunjung

Indonesiadaily.net – Pasca pengeboman di Polsek Astanaannyar, Bandung jajaran Polres Tangerang Selatan (Tangsel)  memperketat pengunjung. Saat masuk ke Mako, pengunjung diberhentikan anggota dan diperiksa barang bawaannya menggunakan metal detector.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Sarly Sollu mengatakan pihaknya menempatkan anggota Provos di pos pengamanan. Dalam pemeriksaan menggunakan metal detector untuk mensterilisasi.

Bacaan Lainnya

“Kita menebalkan pengamanan. Petugas juga dilengkapi dengan senjata laras panjang sudah bersiaga,” ujar Sarly dalam keterangannya, Kamis (8/12/2022).

“Pemeriksaan dilakukan baik ke anggota serta masyarakat yang berkunjung ke Mako Polres Tangsel. Ini untuk memastikan area mako aman,” ungkapnya.

Seperti diketahui, ledakan bom bunuh diri telah terjadi pagi tadi di Mako Polsek Astanaanyar, Bandung. Dalam peristiwa tersebut 11 orang menjadi korban dimana 1 diantaranya meninggal dunia atas nama Aiptu Sofyan.

Sementara itu Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut, pihaknya tengah memeriksa tiga keluarga pelaku, Agus Sujatno alias Agus Muslim

“Jadi 3 keluarga pelaku ini dimintai keterangan terkait dengan peristiwa bom bunuh diri tersebut,” ujar Ramadhan yang dikutip dari liputan6.com.

Ramadhan mengatakan ketiga keluarga pelaku diperiksa sebagai saksi. Menurutnya, jika dalam pemeriksaan tidak ditemukan unsur keterlibatan, ketiganya akan dilepaskan.

“Bila ketiga keluarga pelaku ini tidak ada keterlibatan, tentu setelah pemeriksaan akan kita kembalikan ke keluarga,” kata Ramadhan.

Selain ketiga keluarga pelaku, Polisi juga tengah memeriksa saksi lainnya. Total saksi yang diperiksa termasuk keluarga pelaku ada 18 orang.

“Saat ini Polri sedang melakukan pendalaman dan juga mengambil atau meminta keterangan terhadap 18 orang saksi terdiri dari 6 anggota Polsek Astanaanyar, 9 dari masyarakat, dan 3 keluarga pelaku,” kata dia.

Pelaku Agus Sujatno alias Agus Muslim diketahui membawa dan meledakkan bom panci.

“Terkait dengan bom yang digunakan oleh pelaku adalah jenis bom panci,” tutupnya.

 

 

 

Penulis : Ihya Ulumuddin
Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *