Piala Dunia 2022 : Maroko ‘Permalukan’ Spanyol Lewat Drama Adu Pinalti

piala dunia 2022 spanyol kalah
Maroko berhasil mengalahkan Spanyol melalui drama adu pinalti

Indonesiadaily.net – Secara mengejutkan Maroko berhasil mengalahkan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2022 dengan adu pinalti. Bahkan, semua tendangan pemain Spanyol berhasil di tepis semuanya oleh kiper Maroko, Yassine Bounou.

Dengan hasil tersebut, Maroko berhak untuk maju ke babak perempat final Piala Dunia 2022. Ini adalah catatan sejarah untuk Maroko, selama menjadi peserta Piala Dunia baru kali ini sampai ke babak perempat final.

Bacaan Lainnya

Babak pertama, Spanyol mendominasi tapi hampa

Spanyol tetap mengusung gaya main mengandalkan penguasaan bola. Sedangkan Maroko hanya mengandalkan serangan-serangan balik.

Singa Atlas-sebutan Maroko- sempat mendapat tendangan bebas di daerah berbahaya usai Sofiane Boufal dilanggar Gavi. Namun, tendangan bebas Hakimi masih melambung.

Bermodalkan permainan yang disiplin, membuat Maroko terus bisa meredam serangan-serangan dari Spanyol, bahkan peluang berbahaya pun jadi minim.

Tim Matador-sebutan Spanyol- baru bisa mencuri kesempatan pada menit ke-27. Marco Asensio lolos dari perangkap offside menerima umpan panjang dari Jordi Alba.Terbebas di sisi kiri kotak penalti tendangan pemain Real Madrid ini justru masih melebar.

Pada menit ke-32, Noussair Mazraoui mencoba lewat sepakan jarak jauh usai merebut bola di lini tengah. Tapi masih bisa ditangkap dengan mudah oleh Unai Simon.

Maroko yang tak banyak menguasai bola kembali mengancam di menit ke-42. Nayef Aguerd bisa menanduk bola umpan silang di depan gawang tapi bola masih melambung. Skor 0-0 menutup babak pertama.

Babak kedua, tidak banyak permainan berubah

Selepas jeda, situasi tak banyak berubah dengan Spanyol masih memegang kendali. Namun, Spanyol masih belum juga menemukan cara untuk membongkar lini pertahanan Maroko.

 

Meningkatkan daya gedor, Pelatih Spanyol, Luis Enrique, memasukkan Alvaro Morata. Namun, Spanyol masih saja buntu.

 

Dani Olmo berusaha memecah kebuntuan dari tendangan di depan kotak penalti. Usahanya tapi masih melambung jauh.

Morata mendapat ruang di kotak penalti pada menit ke-82. Tendanganya dari sudut sempit juga hanya melintas di depan gawang Yassine Bounou.

Pada menit akhir babak kedua. Morata kembali gagal mengoptimalkan kesempatan. Kali ini, sundulannya menyambut tendangan bebas Carlos Soler masih melambung dari sasaran.

Bonou membuat penyelamatan krusial di menit akhir. Ia bisa menepis tendangan bebas Olmo dari sisi kiri. Skor 0-0 mengakhiri 90 menit laga berlanjut ke perpanjangan waktu.

Maroko pun langsung bergerak cepat, dan menghasilkan peluang berbahaya pada menit ke-104. Walid Cheddira mendapat ruang di depan gawang menerima sodoran bola dari Azzedine Ounahi.

Spanyol selamat dari kebobolan setelah Simon bisa menepis tendangan Cheddira menggunakan kakinya. Skor masih tanpa gol hingga babak pertama perpanjangan waktu berakhir.

Pada 15 menit perpanjangan waktu kedua, kondisi tak berubah. Pablo Sarabia membuang peluang emas di menit akhir saat tembakannya menyambut umpan Rodri menerpa tiang.

Laga harus ditentukan lewat adu penalti.

Penendang pinalti pertama dari Maroko, yakni Abdelhamid Sabiri sukses membawa Maroko unggul. Namun, penendang pertama dari Spanyol gagal masuk ke gawang, lantaran mengenai mistar gawang.

Hakim Ziyech bawa Maroko unggul 2-0 setelah tembakannya ke tengah mengecoh Simon. Eksekutor kedua Spanyol Carlos Soler juga gagal ketika tembakannya tertahan Bonou.

Simon menghadirkan harapan untuk Spanyol kala bisa menepis tendangan Badr Benoun. Sergio Busquets gagal tembakannya bisa ditepis Bonou.

Hakimi memastikan Maroko ke perempat final Piala Dunia 2022.

Susunan Pemain

Maroko : Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Nayef Aguerd, Romain Saiss, Noussair Mazraoui (Yahya Attia Allah 82′); Azzedine Ounahi (Badr Benoun 120′), Sofyan Amrabat, Selim Amallah (Walid Cheddira 82′); Hakim Ziyech, Youssef En-Nesyri (Abdelhamid Sabiri 83′), Sofiane Boufal (Abdessamad Ezzalzouli 66′).

Spanyol : Unai Simon; Marcos Llorente, Rodri, Aymeric Laporte, Jordi Alba (Ansu Fati 98′); Gavi (Carlos Soler 63′), Sergio Busquets, Pedri; Ferran Torres (Nico Williams 63′ (Pablo Sarabia 118′)), Marco Asensio (Alvaro Morata 63′), Dani Olmo (Ansu Fati 98′).

 

Editor : Pebri Mulya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *