Indonesiadaily.net – Bantuan kepada UMKM terus diberikan Pemerintah Kota Depok, salah satunya mereka tengah merancang skema permodalan yang bekerjasama dengan sejumlah pihak.
“Kami sedang merancang bentuk permodalan bagi UMKM, mudah-mudahan bisa di tahun depan, bekerja sama dengan Baznas melalui pos zakat produktif untuk kita berikan permodalan zakat produktif kepada UMKM,” papar Wali Kota Depok Mohammad Idris saat membuka acara Depok Keren Kelurahan Cinere Tahun 2022 di Jalan Jakarta Mega Cinere, seperti dilansir dari portal resmi Pemkot Depok.
Idris mengatakan, beberapa skema yang tengah disusun termasuk juga permodalan lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bekerja sama dengan bank. Saat ini, sistem permodalan itu tengah dipelajari, dikonsultasikan dari sisi penggunaan APBD untuk mensubsidi bunga KUR yang diberlakukan oleh bank-bank konvensional.
“Nah ini upaya kami, doakan mudah-mudahan bisa berhasil dan menyejahterakan rakyat,” terang dia.
Dia mengatakan, Pemkot Depok juga telah mengadakan wirausaha baru atau WUB. Saat ini jelasnya dari 6.000 pengusaha baru tahun ini, Pemkot Depok telah merealisasikan 2.100 pengusaha baru. “InsyaAllah tahun depan kita tambah 2.100 lagi, tahun 2024 demikian juga sehingga lengkap 6.000 sekian, yang di antaranya, 1.000 perempuan pengusaha,” jelas Idris.
“Dan ini sudah dibuktikan dengan penurunan pengangguran di Kota Depok, tahun 2021 pengangguran di Kota Depok 9.81 persen karena dampak Covid-19. Alhamdulillah di tahun 2022 terjadi percepatan penurunan, sehingga jumlah pengangguran sekarang di Kota Depok menurun sampai 2 persen, sekitar 7,50 sekian persen,” ungkapnya.
Idris memastikan, program untuk memajukan para pelaku UMKM di Depok, telah berjalan, salah satu contohnya, pihaknya telah melaksanakan pelatihan, dan melalui marketing. “Mudah-mudahan ini upaya-upaya kami bisa meningkatkan kesejahteraan warga dan masyarakat Kota Depok,” kata dia. (*)
Editor: Nur Komalasari





