Ini Cara Makan di Waktu Malam Agar Tidak Bikin Gemuk

makan di waktu malam
Ilustrasi

Indonesiadaily.net – Makan di waktu malam hari kerap dihindari banyak orang. Alasannya, karena makan di waktu tersebut bisa membuat tubuh cepat gemuk.

Lalu, apakah benar kalau makan di tengah malam bisa bikin gemuk? Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari Hellosehat, Rabu 7 Desember 2022.

Bacaan Lainnya

Sebenarnya, makan tengah malam tidak bikin gemuk jika tidak mendekati waktu tidur dan memilih makanan yang rendah kalori.

Menurut studi dalam jurnal Nutrients (2015), ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengindari potensi efek negatif makan tengah malam seperti dalam porsi kecil, padat nutrisi, dan ditambah olahraga kecil atau aktif bergerak.

Sebenarnya, mitos ini berawal dari anggapan bahwa tubuh tidak mencerna makanan di malam hari sebagaimana pagi dan sore hari.

Karena hal ini, banyak yang percaya bahwa apa yang dikonsumsi saat larut malam akan menumpuk di tubuh dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Faktanya, proses metabolisme dan sistem pencernaan manusia tetap terus bekerja tanpa ada perbedaan fungsi saat pagi dan malam hari.

Setelah mengetahui makan tengah malam bisa bikin gemuk adalah mitos, bukan berarti Anda bisa bebas makan apa saja saat larut malam. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, faktor yang menyebabkan bobot badan naik jika sering makan tengah malam berkaitan dengan kebiasaan makan tidak sehat.

Untuk menghindari itu, simak cara makan di malam hari agar tidak bikin gemuk berikut ini!

1. Hindari makanan tinggi natrium

Kandungan natrium tinggi biasanya tersedia dalam bentuk makanan ringan kemasan yang rasanya cenderung asin atau gurih.

Sebuah penelitian dalam The American Journal Of Clinical Nutrition (2019) menunjukkan kaitan erat antara konsumsi garam sebagai penyebab obesitas. Hal ini lantaran makanan tinggi natrium cenderung membuat orang yang mengonsumsinya jadi ketagihan karena rasanya yang gurih.

Camilan kemasan juga biasanya tinggi kalori yang berkontribusi pada pertambahan berat badan. Jika tak memperhatikan hal ini, makanannya bisa bikin gemuk.

2. Pilih makanan rendah kalori dan padat nutrisi

Makan tengah malam bisa bikin gemuk jika Anda tidak memperhatikan kandungan zat gizi dan kalori dalam makanan Anda. Konsumsilah makanan rendah kalori atau yang mengandung tinggi serat seperti buah-buahan dan sayuran.

Umumnya, makan buah tengah malam tidak bikin Anda gemuk karena buah memiliki kalori cukup rendah, tapi padat gizi. Hal ini untuk memastikan Anda mendapatkan asupan bergizi yang penting untuk fungsi organ tubuh, sekaligus mencegah kenaikan berat badan karena kandungan kalorinya.

3. Tetap aktif bergerak untuk membakar lemak

Salah satu alasan mengapa makan malam yang dekat dengan waktu tidur sering dianggap bisa bikin gemuk adalah karena Anda tidak berkesempatan untuk bergerak aktif membakar lemak.

Kondisi ini tentu tidak bisa dianggap sebelah mata karena dapat menyebabkan penumpukan lemak pada tubuh Anda. Lemak berlebih yang tidak digunakan sebagai energi akan disimpan dalam tubuh dan berkontribusi pada pertambahan bobot Anda.

Oleh sebab itu, terapkanlah gaya hidup aktif bergerak setiap hari. Anda bisa menjadwalkan rutin olahraga 3 kali dalam seminggu, rajin bersih-bersih rumah atau berkebun, dan menghindari banyak diam atau duduk.

4. Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi

Sudah banyak penelitian yang menjelaskan manfaat mencukupi kebutuhan cairan untuk membantu dalam pembakaran lemak di tubuh.

Bahkan, minum 1 – 2 gelas air sebelum makan dapat mengurangi keinginan untuk makan berlebihan dan membuat Anda cepat kenyang. Hasilnya, nafsu makan Anda di malam hari pun akan lebih terkendali dan terhindar dari risiko pertambahan bobot tubuh.

5. Istirahat cukup

Terlalu sering bergadang dapat memengaruhi kebiasaan makan dan pola hidup Anda. Jika masih terjaga di tengah malam, Anda akan lebih berisiko mengalami kurang tidur, malas beraktivitas di pagi hari karena kelelahan, dan tidak bisa olahraga.

Makan tengah malam ini juga bisa membuat Anda masih merasa kenyang di pagi hari dan melewatkan sarapan. Padahal, sarapan sangat penting untuk menjaga berat badan tetap ideal karena dapat mencegah asupan kalori berlebih di jadwal makan berikutnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *