Indonesiadaily.net – Jabatan strategis di kursi pemerintahan daerah yang kosong di tahun ini, diharapkan bisa segera diisi dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM)-nya. Hal tersebut diingatkan Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto usai menjalani rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Rabu 30 November 2022.
Menurut Rudy, untuk tahun 2022 saja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan mengalami kekosongan sebanyak 65 kursi. Jabatan yang kosong diantaranya kepala seksi, kepala bidang, sekretaris dinas hingga kepala dinas pada satuan perangkat kerja daerah (SKPD) Kabupaten Bogor.
“Ditambah tahun 2023 kemungkinan hampir totalnya 70 dari awal kami intens menyampaikan bahwa segera persiapkan SDM terkait beberapa jabatan strategis SKPD,” ujar Rudy kepada wartawan.
Kemudian kata Rudy, berdasarkan peraturan pemerintah (PP), setelah tugas kepala daerah berakhir, maka tidak boleh mengambil langkah kebijakan strategis. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus sudah bersiap dari sekarang.
“Walaupun nanti diangkat sebagai bupati devinitif, sama halnya dengan plt kembali, sedangkan kita di 1 Januari 2024 akan dipimpin oleh PJ bupati,” ujarnya.
Mepetnya sisa waktu menjelang akhir jabatan, maka Rudy meminta kepada bupati sekarang yang dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) Bupati, untuk segera mengambil langkah untuk mengisi kekosongan.
“Kalaupun kondisinya saat ini masih plt, tentu bisa mengambil sebuah langkah apabila calon-calonnya sudah direkomendasikan oleh BKP SDM, segera bersurat ke Kemendagri,” jelasnya.
Rudy beranggapan, di lingkup pemerintah Kabupaten Bogor banyak SDM yang mumpuni untuk diberikan tugas dengan posisi yang kosong tersebut.
“Jadi kami berharap harap, walaupun dipimpin plt hari ini, seluruh jabatan-jabatan strategis jika tidak segera diisi tentu akan mengganggu pelayanan-pelayanan terhadap masyarakat,” ungkap Rudy. (*)
Editor : Pebri Mulya



