Dishub Depok Masih Uji Coba Bus Sekolah

Bus sekolah di Depok (Irwan/indonesiadaily.net)

Indonesiadaily.net – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Jawa Barat melakukan uji coba bus sekolah. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Depok Eko Herwiyanto mengatakan, bus sekolah masih uji coba karena keterbatasan unit bus.

“Bus Sekolah masih uji coba, karena masih keterbatasan armada. Baru punya satu, ” kata Eko Herwiyanto, Kamis (15/12/2022).

Bacaan Lainnya

Rute Bus Sekolah kata Eko Herwiyanto, di wilayah yang banyak sekolah seperti Jalan Nusantara, Melati , Taman Melati, dan Anyelir.

“Kita uji coba untuk wilayah prioritas banyak sekolah, ujicoba rute Jalan Nusantara, Melati Raya, Taman Melati, dan SMPN 30, halte, dan Anyelir,” tuturnya.

Program Bus Sekolah ini jelas Eko, untuk keselamatan dan keamanan para siswa dan siswi khusus SD dan SMP.

“Targetnya keselamatan dan keamanan sekolah. Operasional Bus Sekolah dua kali dalam sehari. Maksimal 2 kali,”

“Kemudian, yang dibutuhkan tidak rata di tiap kecamatan, rute-rute yang banyak sekolah, fokus ke SD, akan lebih nyaman menggunakan kendaraan,” pungkasnya.

Mengutip dari laman jakarta.go.id, bus sekolah memiliki beberapa manfaat, antara lain:

1. Mengurangi kemacetan dan polusi udara

Adanya bus sekolah diharapkan menjadi alternatif untuk menekan angka kemacetan. Para pelajar yang berangkat atau pulang sekolah dengan mobil pribadi diharapkan dapat beralih ke bus sekolah yang disediakan.

2. Lebih aman dan nyaman

Selain itu dengan fasilitas CCTV dan on-board officer di dalam bus sekolah setiap hari, keamanan para pelajar yang menaikinya lebih terjamin, sehingga terhindar dari copet atau tangan-tangan jahil. Berdesak-desakan dengan penumpang lain juga menjadi momok yang tidak menyenangkan dan dapat dihindari dengan naik bus sekolah.

3. Menghemat waktu

Waktu tempuh dari rumah ke sekolah yang dijalani para pelajar setiap hari dipengaruhi ketidakpastian keadaan di jalan seperti kemacetan. Dengan bus sekolah, waktu tempuh dapat diperkirakan, sehingga lebih efisien bagi para pelajar.

4. Menghemat biaya transportasi

Pelajar tidak dipungut biaya sepeser pun untuk menggunakan bus sekolah. Alokasi biaya untuk membeli bensin atau ongkos moda transportasi umum lainnya bisa dihemat.

5. Menjadi tempat bersosialisasi.

Ketika siswa-siswi antar sekolah bertemu satu sama lain di bus sekolah, mereka mendapat kesempatan untuk mengenal satu sama lain. Dengan adanya perkenalan atau pertemanan seperti itu, diharapkan sentimen antar sekolah yang kerap terjadi dapat terminimalisir.

Penulis : Irwan Supriyadi
Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *