Indonesiadaily.net – Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Ciawi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Dia menyampaikan bahwa bendungan yang memiliki luas genangan 39,4 hektare tersebut mampu mereduksi banjir di DKI Jakarta.
“(Bendungan) Ciawi dan Sukamahi bisa nanti akan mereduksi (area terdampak banjir) dari 464 hektare menjadi 318 hektare. Kurang lebih nanti 12 kelurahan yang akan menjadi tidak terdampak (banjir) lagi karena adanya waduk Ciawi dan Sukamahi ini,” tutur Kepala Negara.
Jokowi mengatakan bahwa Bendungan Ciawi yang telah mulai dibangun sejak tahun 2016 tersebut memiliki daya tampung sekitar 6,05 juta meter kubik.
“Untuk Ciawi dan Sukamahi, Bendungan Ciawi ini adalah bendungan kering (dry dam) ini sudah dimulai pembangunannya tahun 2016 menghabiskan anggaran Rp1,3 triliun dan bisa menampung kurang lebih 6,05 juta meter kubik,” ucapnya
Selain itu, Jokowi meminta kepada Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk menyelesaikan permasalahan banjir Jakarta. Selain dengan kehadiran bendungan, normalisasi sungai hingga pengelolaan pompa air juga diperlukan.
“Di sini ada Gubernur DKI saya minta betul agar dituntaskan urusan yang berkaitan dengan banjir di Jakarta secara konsisten, baik yang berkaitan dengan waduk ini selesai. Kemudian normalisasi 13 sungai yang ada di Jakarta, urusan sodetan Ciliwung menuju ke BKT, tanggul laut dan giant sea wall serta pengelolaan pompa-pompa yang ada dengan manajemen yang lebih baik,” tuturnya.
Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut antara lain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan, dan Direktur Utama PT Brantas Abipraya Sugeng Rochadi.
Penulis : Aulia Syahramadhan
Editor : Nur Komalasari






