Indonesiadaily.net – Seorang pemancing dari Inggris menangkap salah satu ikan mas terbesar di dunia. Ikan mas seberat 30 Kg itu berhasil ditangkap setelah tarik-menarik selama 25 menit.
Setelah berhasil ditangkap, ikan mas yang ditangkap di danau Perancis itu kemudian dijuluki sebagai The Carrot.
The Carrot rupanya bukan ikan emas biasa, melainkan hibrida antara ikan mas dan ikan koi.
Ikan tersebut dilepaskan ke danau pada 20 tahun yang lalu, setelah itu ukurannya membengkak menjadi salah satu yang terbesar dari jenisnya yang pernah ditangkap.
“The Carrot berwarna jingga cerah, sehingga Anda tak dapat melewatkannya. Ikan ini pun banyak dicari tetapi tak banyak orang yang menangkapnya karena cukup sulit ditangkap,” ungkap Andy Hackett, pria yang menangkap The Carrot.
Setelah menangkapnya, Hackett lantas melepaskan ikan mas terbesar di dunia itu kembali ke danau agar pemancing lain memiliki kesempatan untuk menangkapnya.
Dikutip dari Live Science yang dilansir dari kompas.com, jika dipelihara di akuarium rumahan, ikan bernama latin Carssius auratus itu cenderung akan tumbuh tak lebih dari 5 Cm.
Namun saat dilepaskan ke alam liar, ikan mas yang sangat kecil itu bisa tumbuh menjadi ikan raksasa.
Pada tahun 2013, seekor jenis ikan mas berukuran besar pernah ditangkap di Danau Tahoe. Panjangnya mencapai hampir 46 Cm dan beratnya lebih dari 2 Kg.
Terlepas dari kecenderungan mereka mati di penangkaran, ikan tersebut dapat kuat hidup di alam liar. Mereka terbukti mampu hidup 25 tahun dan bertahan hingga lima bulan tanpa oksigen.
Contoh saja, pada tahun 2021, pejabat di kota Burnsville di Minnesota mengeluarkan pernyataan resmi yang meminta penduduk untuk tak melepaskan ikan mas ke perairan Danau Keller di kota itu.
Pasalnya, ikan yang tadinya sangat kecil itu mulai tumbuh berukuran sangat besar dan mendatangkan malapetaka pada jaringan ekologis danau yang rapuh.
Tak hanya tumbuh lebih besar dari yang dipikirkan, ikan juga berkontribusi pada kualitas air yang buruk dengan mengotori sedimen dasar dan mencabut tanaman.
Pengelola saluran air di dekat Carver County di Minnesota bahkan harus memindahkan sekitar 50.000 ikan mas dari perairan setempat pada November 2020.
Masalah serupa juga timbul di provinsi Alberta, Kanada, dan kota Spokane, Washington, di mana ikan mas mulai menginvasi danau lokal.
Hal itu karena ikan berevolusi untuk hidup di perairan yang membeku di musim dingin, yang berarti bahwa di lingkungan rendah oksigen.
Berada di lingkungan rendah oksigen, tubuh ikan akan beralih dari respirasi aerobik menjadi mengubah karbohidrat menjadi alkohol yang dilepaskan melalui insang.
Saat ciri-ciri tersebut digabungkan dengan tingkat reproduksi yang cepat, maka ikan mas mampu mendominasi habitat baru dengan mengorbankan spesies asli yang tak jarang kemudian menjadi masalah tersendiri.
Beberapa orang tak jarang membuang ikan mas dengan sengaja ke perairan yang menjadi habitat ikan lain. (*)
Editor : Nur Komalasari






