Telan Korban, Bima Arya Akan Keluarkan Larangan Berenang

Wali Kota Bogor Bima Arya bertakziah ke rumah duka remaja korban hanyut di Sungai Ciliwung. (Istimewa)

Indonesiadaily.net – Seorang remaja asal Bogor bernama Muhammad Denis (14) hanyut terbawa arus sungai Ciliwung pada Minggu (30/10/2022). Melihat hal itu, Wali Kota Bogor Bima Arya berencana akan keluarkan surat edaran larangan berenang untuk anak-anak di sungai.

“Surat edaran yang dikoordinasikan oleh BPBD, Kecamatan, Kelurahan untuk melarang anak-anak bermain, berenang di sungai. Ini mengingat arus sungai yang cukup deras,” ujarnya saat bertakziah ke rumah korban di Kampung Ciburial RT 04 RW 04, Baranangsiang, Bogor Timur, Selasa (1/11/2022).

Bacaan Lainnya

Bima Arya meminta kepada seluruh aparatur wilayah, baik kecamatan maupun kelurahan untuk memastikan selama cuaca yang tidak menentu ini, tidak boleh ada anak-anak bermain, mandi atau berenang di Ciliwung dan Cisadane.

“Jadi kita sterilisasi semua seluruh aliran sungai karena dugaan kami ini pasti arus kuat dari hulu. Di atas permukaan terlihat tenang, tapi kuat di dalam. Jadi saya tadi minta juga kepada orangtua untuk menjaga anak-anaknya,” ujar Bima.

Pihaknya juga akan menempatkan peralatan darurat emergensi di titik-titik yang selama ini memang biasa digunakan untuk mandi berenang. Sehingga jika ada peristiwa yang tidak diinginkan terjadi, warga bisa langsung melakukan penyelamatan.

“Alat-alatnya seperti pelampung atau ban dalam berukuran besar.  Pengadaannya oleh BPBD sesegera mungkin. Begitu ada kejadian bisa langsung digunakan warga,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan rasa duka citanya kepada orangtua korban hanyut, Denis.

Selain menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, Bima Arya juga memberikan santunan dan bantuan lainnya.

“Kronologis kejadian diduga memang arus sungai di dalam itu kuat. Anak-anak di sini sebetulnya sering bermain air disitu. Tapi Denis ini loncat, lalu terbawa arus,” ungkap Bima Arya.

Sekedar informasi  jenazah Denis ditemukan Tim SAR gabungan jam 14.00 WIB sekitar 200 meter dari titik korban berenang dan hanyut. Diketahui Denis bermain di sungai pada Minggu 30 Oktober 2022 jam 16.00 WIB bersama teman-temannya lalu terbawa derasnya arus.

Sebelumnya, Denis sedang bermain di Sungai Ciliwung bersama tiga orang temannya. Melihat air besar, temannya sempat melarang korban untuk berenang. Namun, korban langsung meloncat ke tengah sungai.

Teman-temannya sempat mencoba menolong, namun terpeleset. Hingga akhirnya Denis terseret arus, tenggelam dan ditemukan keesokan harinya oleh tim SAR dalam keadaan meninggal dunia.

Penulis : Ibnu Galansa
Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *