Indonesiadaily.net – Salmah Orbayinah secara resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah Periode 2022-2027.
Salmah yang merupakan Dosen Farmasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggantikan Siti Noordjannah Djohantini yang telah memimpin PP Aisyiyah selama dua periode. Siti Noordjannah merupakan istri dari Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.
Keputusan tersebut, berdasarkan Sidang Pleno X Muktamar Aisyiah di Solo, Jawa Tengah, Minggu 20 November 2022.
“Sidang Pleno X telah menetapkan Salmah Orbayinah sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah,” bunyi keterangan resmi di laman resmi Muktamar Muhammadiyah-‘Aisyiyah.
Tidak hanya itu, ada beberapa jabatan strategis lainnya yang diumumkan dalam Muktamar Aisyiyah. Dimana Tri Hastuti Nur Rochimah ditetapkan sebagai Sekretaris Umum PP Aisyiyah Periode 2022-2027.
Sebelumnya, Sidang Pleno VIII Muktamar 48 Aisyiyah telah menetapkan tujuh orang formatur anggota Pimpinan Pusat Aisyiyah. Selanjutnya, tujuh orang tim formatur tersebut memilih enam orang untuk melengkapi anggota Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah hingga berjumlah 13 orang.
Dari hasil sidang yang dilakukan oleh tim formatur, telah dipilih enam orang lainnya sebagai anggota PP Aisyiyah.
Adapun Salmah Orbayinah kesehariannya merupakan seorang akademisi. Ia tercatat sebagai dosen Farmasi di UMY.
Salmah mendapatkan gelar sarjana Farmasi di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 1992. Salmah mendapatkan gelar master Ilmu Kedokteran Dasar dari UGM pada tahun 2001. Ia mendapatkan gelar doktor Ilmu Farmasi dari UGM pada 2021.
Sebelum menjabat sebagai Ketum PP ‘Aisyiah, Salmah pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Pusat Aisyiyah. Ia juga menjabat Manager Perwakilan Lembaga Pemeriksa Halal dan Kajian Halalan Thayyiban (LPH-KHT) Muhammadiyah.
Berikut 13 nama anggota PP ‘Aisyiyah 2022-2027.
Siti Noordjannah Djohantini
Siti Aisyah
Salmah Orbayinah
Rohimi Zam Zam
Tri Hastuti Nur Rochimah
Masyitoh
Latifah Iskandar
Atiyatul Ulya
Evi Sofia Inayati
Rita Pranawati
Diyah Suminar
Siti Muslimah Widyastuti
Diyah Puspitarini
Editor : Pebri Mulya






