Indonesiadaily.net – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi memastikan dua WNI yang menjadi salah satu korban luka-luka di tragedi di Distrik Itaewon, Seoul, Korea Selatan (Korsel) sudah tidak menjalani pengobatan.
Menurut dia, pemerintah lewat Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Dubes Indonesia di Korea terus melakukan pemantauan terhadap WNI.
“Kita menerima informasi ada 2 warga negara kita yang luka ringan dan pada saat dilakukan pengecekan keduanya sudah tidak berada di rumah sakit, sudah kembali ke tempatnya masing-masing,” ujar Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, seperti dilansir dari Sindonews.com
“Tentunya direktur PWNI bersama dengan dubes kita di Seoul dan timnya terus melakukan pemantauan sekiranya ada informasi lain,” jelasnya Menlu Retno.
“Untuk Halloween saya sudah sampaikan duka cita baik melalui Twitter maupun saya langsung berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Korsel dan juga dengan Dubes Korsel yang ada di Indonesia di awal-awal peristiwa,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, perayaan Halloween di Seoul, Korea Selatan yang seharusnya dilakukan dengan meriah, berubah jadi malapetaka.
Hal tersebut lantaran 146 orang dikabarkan tewas kebanyakan karena terinjak-injak saat gelaran Halloween di dekat Hotel Hamilton di daerah Itaewon.
Dari rekaman video yang beredar juga memperlihatkan banyaknya mayat yang bergelimpangan di jalanan tempat kegiatan tersebut dilaksanakan.
Melansir Suara.com, Choi Seong-beom, kepala pemadam kebakaran Yongsan Seoul, mengatakan jumlah korban tewas bisa meningkat, dengan 150 orang terluka dan beberapa dari mereka dalam kondisi kritis di rumah sakit.(*)
Editor: Nur Komalasari






