Indonesiadaily.net – Rasa nyeri adalah suatu kondisi dimana seseorang merasakan perasaan yang tidak nyaman atau tidak menyenangkan yang disebabkan oleh jaringan yang telah rusak atau yang berpotensi untuk rusak.
Tentunya hal tersebut tidak boleh dianggap remeh. Harus ada perhatian juga bila terjadi nyeri. Tetapi, harus dipahami juga kalau nyeri ada berbagai macamnya.
Berikut penjelasan dari dr. Intan Abhirama, Sp.N mengutip dari instagram @murniteguhciledug. Dimana nyeri dibagi menjadi tiga, yaitu :
- Nyeri Nosiseptif
Nyeri yang disebabkan karena adanya kerusakan jaringan tubuh kulit, otot, sendi, dan organ dalam (perut dan usus).
- Nyeri Neuropati
Nyeri yang disebabkan oleh kerusakan saraf atau gangguan pada sistem saraf tepi. Nyeri neuropatik biasanya terasa seperti terbakar, kesemutan, ada rasa tajam, atau menusuk di area tertentu bagian tubuh.
- Nyeri Campuran
Nyeri yang memiliki mekanisme gabungan nosiseptif dan neuropatik. Mixed pain biasanya berasal dari nyeri kronis dan erat kaitannya dengan nyeri kanker, cervical root syndrome, nyeri punggung bawah dengan radikulopati, dan carpal tunnel syndrome.
Gangguan yang menyebabkan rasa nyeri bisa diobati untuk meredakan rasa sakitnya. Sebagai langkah awal, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes untuk mendiagnosa penyebab nyeri. Tes yang digunakan untuk mendiagnosa penyebab nyeri adalah CT Scan, MRI, discography, myelogram, EMG, USG.
Tujuan pengobatan adalah untuk mengurangi rasa nyeri dan meningkatkan fungsi, sehingga dapat melakukan kegiatan sehari hari.
Selain dengan obat-obatan penghilang rasa nyeri, bisa juga dengan psikoterapi atau dengan blok saraf.
Jika sahabat MTC ingin konsultasi dengan dr. Intan Abhirama, Sp.N atau ingin tahu informasi lebih lanjut tentang pelayanan kesehatan RS Murni Teguh Ciledug. (*)
Editor : Pebri Mulya






