TGIPF: Stadion Kanjuruhan Tak Layak untuk Highrisk Match

Lapangan Kanjuruhan dimana kerusuhan suporter berlangsung kemarin.
Lapangan Kanjuruhan dimana kerusuhan suporter berlangsung kemarin.

Indonesiadaily.net – Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) terus bekerja untuk mengidentifikasi apa saja penyebab terjadinya tragedi Kanjuruhan, termasuk juga melihat secara langsung stadion tempat tragedi berdarah itu terjadi.

Melansir dari JawaPos.com, TGIPF mengaku telah bertemu unsur pengamanan yang terkait dengan kejadian tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah mendapatkan informasi dari unsur Panitia Pelaksana di lapangan, unsur dari steward, dari security officer, dan hari ini tim sempat melihat ke stadion Kanjuruhan. Semua informasi ini kita akan jadikan sebagai masukan dan nanti kita akan olah di Jakarta,” kata Anggota TGIPF Mayjen TNI (Purn) Suwarno dalam keterangannya, Minggu (9/10).

Menurut Suwarno, tim juga bertemu dengan beberapa perwakilan dari Aremania, yang merasakan langsung saat kejadian di Kanjuruan. Hal ini diharapkan membantu proses investigasi yang dilakukan TGIPF.

“Tim berharap mendapatkan masukan yang komprehensif dari semua unsur,” ucap Suwarno.

Sementara itu, anggota TGIPF Nugroho Setiawan yang juga merupakan AFC Safety security officer dan PFA safeguardian Committee Chairman menyampaikan, ksimpulan sementara yang didapat dari TGIPF bahwa stadion Kanjuruhan tidak layak untuk menggelar highrisk match.

“Mungkin kalau medium atau low risk masih bisa. Jadi artinya, untuk highrisk match kita harus membuat kalkulasi yang sangat konkrit, misalnya adalah bagaimana mengeluarkan penonton dalam keadaan darurat. Sementara yang saya lihat adalah pintu masuk, berfungsi sebagai pintu keluar, itu tidak memadai. Kemudian tidak ada pintu darurat,” ujar Nugroho.

Nugroho menyarankan agar Stadion Kanjuruhan diperbaiki, khususnya merubah struktur pintu. Kemudian juga mempertimbangkan aspek akses seperti anak tangga, sebagaimana safety description.(*)

Editor: Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *